kumparan
Politik21 November 2018 9:34

Ngabalin: Jangan Meninabobokan Rakyat dengan Usul Kenaikan Gaji Guru

Konten Redaksi kumparan
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin (28/08/2018). (Foto: Yudhistira Amran Saleh/kumparan)
Usulan kenaikan gaji guru sebesar Rp 20 juta dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ditanggapi oleh Tenaga Ahli Utama Kantor KSP, Ali Mochtar Ngabalin. Ngabalin mengatakan sebaiknya Prabowo-Sandi tidak meninabobokan rakyat khususnya guru dengan usulan tersebut.
ADVERTISEMENT
Apalagi, Ngabalin menilai ucapan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, yang menyebut tak akan membebani APBN itu membohongi publik. Hal itu disampaikan Ngabalin saat dihubungi kumparan, Rabu (21/11).
"Ya kalau nanti berkuasa. Belum berkuasa saja sudah berbohong apalagi nanti berkuasa. Andre sama Mardani Ali Sera itukan setali tiga, apa tuh namanya. Gimana bisa membiayai guru tanpa membebani APBN. Bagaimana mungkin bisa," kata Ngabalin.
"Ndak usah menggunakan narasi-narasi dan diksi-diksi yang meninabobokan para guru. Normal-normal saja, datar-datar saja semua beban-beban itu diperhitungkan oleh anggaran pendapatan belanja negara," lanjut dia.
Ilustrasi Guru sedang Mengajar
Seorang guru sedang mengajarkan muridnya. (Foto: http://kemdikbud.go.id/)
Untuk itu, Ngabalin menyarankan agar Prabowo-Sandi tak berkampanye dengan cara-cara negatif.
"Jadi ndak usah berkampanye, ndak usah, ndak usah berkampanye dengan cara-cara memprovokasi dan membohongi publik Indonesia," ucap Ngabalin.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, politikus PKS Mardani Ali Sera mengatakan, kualitas guru dipengaruhi oleh kesejahteraan yang diterima oleh guru tersebut. Seharusnya, kata Mardani, gaji guru dinaikkan menjadi Rp 20 juta untuk perbaikan kualitas guru.
"Karena itu perbaikan utama, mau tidak mau, gaji guru dinaikin Rp 20 juta. Diseleksi dengan baik gurunya. Guru terbaik kalau gaji guru Rp 20 juta, nanti orang-orang di seluruh dunia datang ngajar anak kita. Nanti disiapkan kepala sekolahnya dari kita," beber Mardani.
Sedangkan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menjelaskan usulan itu tujuannya bagus namun ia menyampaikan kenaikkan gaji itu hanya untuk guru negeri saja.
"Ya kalau memang, bagus sih tujuannya. Kalau kita dengar ya baca pernyataannya Mardani, akan ada banyak orang yang ingin menjadi guru sehingga ke depan guru kita berkualitas. Tujuannya bagus, niatnya bagus. Ya sama kayak di DKI tunjangan gurukan besar ya," kata Andre Rosiade kepada kumparan, Selasa (20/11).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan