Novavax Klaim Vaksin Buatannya Sudah Kantongi Izin Darurat dari BPOM

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Vaksin Novavax. Foto: JUSTIN TALLIS/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Vaksin Novavax. Foto: JUSTIN TALLIS/AFP

Vaksin COVID-19 Novavax dikabarkan telah mendapatkan emergency use authorization (EUA) atau izin penggunaan darurat di Indonesia. Ini juga merupakan izin pertama di dunia bagi vaksin buatan Amerika Serikat tersebut.

Kabar ini disampaikan oleh Novavax pada Senin (1/11). Vaksin dengan platform protein rekombinan ini sebelumnya telah disebut oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Oktober lalu akan diterima Indonesia sebanyak 20 juta dosis.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Novavax bekerja sama dengan produsen vaksin asal India, Serum Institute of India (SII), dan akan dijual dengan merek Covovax.

Di negara asalnya sendiri, perizinan darurat vaksin tersebut masih tertunda. Namun Chief Executive Officer Novavax, Stanley Erck, mengatakan masih "berdialog dengan FDA AS dan ... kami mengharapkan pengajuan penuh dalam beberapa minggu ke depan," dikutip dari Reuters, Selasa (2/11).

kumparan post embed
Ilustrasi vaksin corona Novavax. Foto: Dado Ruvic/REUTERS

Kepala BPOM Penny K. Lukito selaku otoritas yang bertanggung jawab dalam pemberian EUA vaksin ini belum memberikan tanggapan terkait pernyataan dari Novavax.

Saat ini Novavax juga tengah mengajukan EUA kepada sejumlah negara, seperti Inggris, Uni Eropa, Kanada, Australia, India, dan Filipina.

Terkait rencana kapan vaksin ini akan segera diproduksi, Erck menyebut bahwa Novavax baru akan tersedia pada tahun 2022 mendatang.

“Saya pikir kita akan mendapatkan beberapa dosis untuk COVAX tahun ini,” kata Erck. “Tapi saya pikir (Novavax) akan benar-benar mulai dapat mengirimkan jumlah besar ke COVAX pada kuartal pertama (2022)," tutup Erck.