Nur Luthfiah Minta Suami Sirinya untuk Bunuh Sugianto Sejak Maret 2020

Nur Luthfiah otak pembunuhan pengusaha pelayaran Sugianto (51) telah lama ingin membunuh bosnya itu. Dalam keterangan polisi diketahui setidaknya sudah sejak Maret 2020 ia mengutarakan niatnya tersebut kepada suami sirinya, Ruhiman.
Hal itu juga kembali terungkap saat polisi menggelar rekonstruksi pembunuhan Sugianto di Polda Metro Jaya. Ada 34 adegan dalam rekonstruksi tersebut, salah satunya saat Nur mengutarakan permintaan untuk membunuh Sugianto.
Adegan permintaan pembunuhan itu berada di bagian kedua rekonstruksi.
"Bagaimana dia mengeluh pada suami sirinya mulai dari Maret lalu dengan alasan-alasan motifnya dia kenapa sakit hati dengan korban juga merasa akan dilaporkan polisi masalah penggelapan pajak yang dituduhkan ke NL (Nur Luthfiah) ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (25/8).
Permintaan pembunuhan itu baru disanggupi oleh Ruhiman pada awal Agustus 2020. Saat itu, Nur menyiapkan Rp 200 juta untuk semua kebutuhan yang diperlukan dalam penembakan di Kelapa Gading itu.
Rencana pembunuhan itu pun dibuat dengan mengumpulkan beberapa orang lainnya. Dalam rekonstruksi seluruh bagian diperagakan oleh para tersangka.
"Terus sampai dia merencanakan mengumpulkan dan semua itu ada 20 adegan. Sampai tanggal 12 (Agustus) telah melakukan latihan penembakan dan persiapan melakukan eksekusi di tanggal 13 (Agustus)," kata Yusri.
Penembakan di Kelapa Gading
Sugianto akhirnya ditembak pada 13 Agustus 2020 di depan kantornya wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia ditembak oleh tersangka Dikky Mahfud.
Pembunuhan itu bermotif sakit hati karena Nur yang merupakan karyawati Sugianto kerap dilecehkan oleh bosnya tersebut.
Selain itu Nur juga merasa takut karena Sugianto mengancam akan melaporkan Nur ke polisi karena diduga menggelapkan uang pajak kantor.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
