Ojek Online Ditilang karena Penumpang Tak Mau Pakai Helm

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Operasi Zebra Jaya di Pasar Minggu (Foto: Wisnu Prasetyo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Operasi Zebra Jaya di Pasar Minggu (Foto: Wisnu Prasetyo/kumparan)

Hari ini Senin (6/11), Operasi Zebra Jaya masih berlangsung di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Namun, setiap hari pelanggar lalu lintas tidak juga berkurang.

Dari pantauan wartawan kumparan (kumparan.com) Mohammad Fajri, polisi yang bertugas tidak pandang bulu menindak pengendara yang melanggar. Mulai dari angkot, kendaraan pribadi, ojek konvensional sampai ojek online.

Banyak pengendara yang mengakui kesalahannya, tetapi tidak sedikit pula yang membantah melakukan pelanggaran.

"Mereka yang ketahuan melanggar tetapi tidak terima ditindak, berarti mereka tidak tahu aturan," kata Iptu Marsiono, Polantas dari Polsek Pasar Minggu.

Iptu Marsiono dengan tegas menegur ojek konvensional yang mengendarai motornya di trotoar. Menurut dia, seharusnya kalaupun terpaksa melewati trotoar untuk menunggu penumpang, mereka harus turun dan mendorong motornya karena trotoar itu untuk pejalan kaki.

Selain ojek konvensional, ojek online juga tak luput dari penindakan petugas. kumparan juga menyaksikan driver ojek online yang membawa penumpang harus menepi terlebih dahulu. Setelah diklarifikasi, ternyata yang menyebabkan pelanggaran adalah penumpangnya,

"Kalau ojek online kan saat daftar harus punya SIM dan STNK, tapi penumpangnya ada yang tidak mau pakai helm, katanya takut rambutnya rusak," kata Iptu Marsiono.

"Ada juga yang takut kerudungnya rusak kemudian enggak mau pakai helm," imbuh dia.

Belum sempat dikonfirmasi apakah penumpang tersebut mau bertanggung jawab atau tidak, karena driver langsung kembali mengantarkan penumpang tersebut. kumparan kemudian meminta keterangan kepada Kastam, salah satu driver ojek online jika mengalami kejadian tersebut.

"Kalau saya cuma bawa helm satu, ya, saya yang tanggung jawab, tapi kalau penumpang tidak mau pakai helm terus kena razia, ya, saya minta penumpang yang bayar," ujarnya.