Ojol di Bandung Kena Tipu: Motor Dibawa Kabur usai Penumpang Ngaku Adik Polisi

7 Desember 2023 14:49 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pengemudi ojol. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengemudi ojol. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
ADVERTISEMENT
Seorang pengendara ojek online (ojol) di Kota Bandung, Dani (46), mengalami nasib apes usai menjadi korban penipuan oleh penumpangnya sendiri pada Kamis (7/12). Motor yang dipakainya untuk mencari nafkah raib digondol oleh pelaku.
ADVERTISEMENT
Peristiwa itu bermula ketika pelaku memesan jasanya secara offline untuk mengantarkan ke RS Hasan Sadikin (RSHS) dengan dalih ibunya akan menjalani operasi. Dia yang merasa kasihan kemudian menuruti permintaan pelaku.
"Saya dapet offline, orangnya agak kasihan gitu lah, minta offline mau diantar ke RSHS," kata dia kepada wartawan.
Setibanya di RSHS, pelaku lalu meminjam motor Dani untuk menjemput istri dari kakaknya di dekat Polsek Sukajadi. Pelaku menyebut bahwa kakaknya merupakan anggota polisi yang bertugas di Polsek Sukajadi.
Penjelasan pelaku tersebut membuat Dani yakin untuk meminjamkan motornya.
"Pas nyampe ada yang telepon katanya istri kakaknya mau dijemput, saya sudah bilang sama saya aja tinggal ngasih kok, alamatnya nanti dikasih sama anak juga sudah tahu dia bilang katanya dia enggak mau sama siapa-siapa maunya sama saya atau suaminya," ucap dia.
ADVERTISEMENT
"Saya enggak mau kasih tadinya, cuma si (yang mengaku) polisi itu telepon sama saya terus bilang 'masa kamu enggak percaya sama polisi, tinggal datang aja Polsek' gitu katanya," lanjut dia.
Selain itu, pelaku juga memberi dus yang disebut berisi uang tunai senilai Rp 3,8 juta, ponsel, dan alat salat pada Dani sebagai jaminan. Singkat cerita, pelaku akhirnya pergi dengan menggunakan motor milik Dani.
Namun, setelah ditunggu hingga 15 menit, pelaku tak kunjung datang. Padahal, jarak dari RSHS ke Polsek Sukajadi tak terlalu jauh. Dani lalu datang langsung ke Polsek Sukajadi tapi tak mendapati keberadaan pelaku di sana.
Kemudian, Dani membuka dus yang sempat dititipkan pelaku sebagai jaminan. Ternyata berisi sampah.
ADVERTISEMENT
"Pas dibuka isinya sampah. Potongan triplek, sama botol mineral sudah diganti dengan air keruh, terus sama jas hujan yang sudah enggak laik pakai," papar dia.
Menurut Dani, pelaku mempunyai ciri-ciri berpakaian dan celana cokelat, tingginya sekitar 150 sentimeter, dan berusia sekitar 40 tahun. Pelaku menggondol sepeda motor Dani jenis Honda Vario dengan pelat nomor D 2180 AAH.
Dani mengaku bakal segera melaporkan kasus itu ke polisi.
"Saya mau ke kantor polisi enggak ada motor. Ini nunggu anak mau ke Polsek Sukajadi," ujar dia.
Terpisah, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, menegaskan pihaknya bakal menindaklanjuti peristiwa tersebut.
"Akan ditindaklanjuti laporan ini," ujar dia.