Ojol di Medan Meninggal saat Tunggu Orderan: Kerja Sampai Pinjam Duit Teman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satu orang mayat laki-laki ditemukan di Jln. Sutomo No. 111 A/B/C, Medan, Sumatera Utara, Minggu (11/8/2024). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Satu orang mayat laki-laki ditemukan di Jln. Sutomo No. 111 A/B/C, Medan, Sumatera Utara, Minggu (11/8/2024). Foto: Dok. Istimewa

Darwin Mangudut Simanjuntak (49), driver ojek online di Medan meninggal dunia saat mengantre orderan Mi Keriting Siantar Ahok untuk customernya, Minggu (10/8).

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Budiman Simanjuntak mengatakan, saat itu kondisi Darwin memang sedang sakit. Berdasarkan keterangan saksi, Darwin punya riwayat asam urat.

Selain itu, Darwin juga belum makan sejak satu hari sebelumnya. Bahkan, untuk datang ke gerai penjual mi, ia harus dibonceng oleh rekan kerjanya.

“Kawannya yang bawa sepeda motor karena dia sakit kan,” kata Budiman, Selasa (13/8).

Satu orang mayat laki-laki ditemukan di Jln. Sutomo No. 111 A/B/C, Medan, Sumatera Utara, Minggu (11/8/2024). Foto: Dok. Istimewa

Selain karena sakit, ternyata Darwin juga pergi bersama rekannya lantaran harus meminjam uang rekannya itu. Sebab, ia sama sekali tak punya uang untuk membayarkan orderan yang dipesan secara cash itu.

“Dia nelepon temennya itu, aku dapet order itu, ya udah ayok lah tak kawani, biar kawannya yang dahulukan,” sambungnya.

Hidup Sebatang Kara

Satu orang mayat laki-laki ditemukan di Jln. Sutomo No. 111 A/B/C, Medan, Sumatera Utara, Minggu (11/8/2024). Foto: Dok. Istimewa

Budiman mengatakan, dari keterangan yang diterima, Darwin memang sedang mengalami kesulitan ekonomi. Sehingga, ia harus memaksakan diri untuk bekerja meskipun sedang sakit.

Selain itu, di Medan Darwin juga tinggal sebatang kara.

“Keluarganya enggak ada sama dia. Dia tinggal di Asrama Glugur, sendirian,” sambungnya.

Untuk itu, katanya, jasad Darwin juga dijemput oleh adiknya yang datang dari Kota Siantar.

Sebelum meninggal, Darwin sempat curhat belum makan ke saksi bernama Merpida Sibarani.

“Sehari sebelum kejadian, korban sempat mengatakan kepada salah satu saksi ‘Aku tidak makan lagi’,” tuturnya.

Jasad Darwin sempat dibawa ke RS Bhayangkara Medan, sebelum akhirnya diserahkan pada keluarga.