Ojol Dibegal Siang Bolong di Kebayoran Baru, Korban Alami Luka Tusuk
·waktu baca 2 menit

Polisi tengah menyelidiki kasus penusukan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Radio III, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan.
Peritiwa ini ramai di media sosial dengan narasi bahwa korban ditusuk pelanggannya sendiri di daerah Jalan Radio III, Kramat Pela, pada Senin (13/10) sekitar pukul 10.00 WIB.
Narasi yang beredar juga menyebut motor korban raib dibawa pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi terluka dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Namun, hasil pengecekan di lokasi menunjukkan tempat korban ditemukan berbeda dengan lokasi dugaan penusukan.
“Ojol yang ditusuk itu sekarang masih di rumah sakit, belum bisa dimintain keterangan. Karena soalnya baru ini, karena keterangannya kan, dia ditusuk orang, dia bilang enggak kenal,” kata Suparmin saat dikonfirmasi, Jumat (17/10).
Menurut Suparmin, polisi juga telah mengecek lokasi penusukan.
“Di TKP juga bilang pas kita cek juga CCTV enggak ada. Karena dia ditemukan waktu dia jatuh sama di tempat ditusuknya katanya beda tempatnya ternyata,” ujarnya.
Ia menyampaikan, hingga saat ini belum ada barang milik korban yang hilang, sehingga dugaan begal masih diselidiki lebih lanjut.
“Enggak, ada barangnya, enggak ada yang diambil,” jelas Suparmin.
Polisi masih menunggu kondisi korban pulih agar bisa memberikan keterangan lebih rinci.
“Belum, kan belum dimintai keterangan kita. Ini nunggu dia sembuh. Kira-kira kurang lebih seminggu inilah kalau memang sudah bisa dimintain keterangan,” tambahnya.
Suparmin menyebut, informasi awal diterima polisi dari laporan masyarakat.
“Kita dapat dari itu, masyarakat lapor ke Babin, Babin nelpon ke kita, ke Reskrim. Kita ngecek ke TKP, ngecek korban ke rumah sakit,” katanya.
Korban kini dirawat di RS Muhammadiyah, dekat Taman Puring, dengan luka tusuk di bagian perut. “Di depan yang sobek itu, yang perut,” ungkap Suparmin.
