kumparan
18 Februari 2020 16:39

Oknum Suporter Persebaya dan Arema Bentrok di Blitar, Ada Mobil Dibakar

Bentrokan Bonek dan Aremania
Suasana bentrokan antara pendukung Persebaya dan Arema dalam semifinal Piala Gubenur Jawa Timur 2020 di Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (18/2/2020). Foto: ANTARA/HO-Ach
Kerusuhan antarsuporter terjadi jelang semifinal Piala Gubernur Jatim antara Persebaya dan Arema Malang. Oknum suporter bahkan sampai ada yang membakar kendaraan.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari Antara, Selasa (18/2), massa kedua kelompok suporter sudah mulai bergerak ke Blitar sejak pagi. Semakin sore, jumlah suporter semakin banyak.
Kedua belah pihak sempat bertemu, salah satunya di sekitar pasar hewan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjen Kidul, Blitar. Bentrokan pun tidak dapat dihindarkan.
Sejumlah kendaraan dibakar massa, termasuk mobil yang juga tak luput dari aksi pengrusakan. Kaca mobil pecah akibat hantaman benda tumpul.
Kapolresta Blitar, AKBP Leonard M Sinambela, mengemukakan, saat ini polisi berusaha untuk memisahkan kedua belah suporter. Sebab, apabila keduanya bertemu rawan.
"Kerawanan memang massa pendukung suporter. Rencana yang dari Arema kami kembalikan ke arah Malang, kalau dari Malang dikeluarkan dari Blitar. Kami kawal, antarmereka," katanya di Blitar, Selasa.
ADVERTISEMENT
Ia juga mengaku masih belum mendapatkan laporan detail terkait jumlah kendaraan yang dibakar massa. Ia masih menunggu detail laporan dari anggotanya.
Ia juga menegaskan, anggota akan bertindak tegas agar kedua suporter tidak berbuat kerusuhan. Polisi memastikan massa tidak masuk ke area stadion.
"Kalau bertemu selalu seperti itu (terjadi kerusuhan). Bonek kami lihat, kalau bisa diatur kami dorong dan arahkan baik-baik. Difasilitasi tempat nonton dan kami tidak mau ambil risiko (sampai masuk ke stadion dan terjadi kerusuhan). Yang penting sekarang konsentrasi pengamanan," kata dia.
Pertandingan semifinal antara Persebaya Surabaya dengan Arema dalam Piala Gubernur Jawa Timur 2020 masih berlangsung di Stadion Supriyadi, Blitar. Pertandingan itu digelar tanpa penonton, tetapi ratusan suporter tetap nekat ke Blitar.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan