One Way dari Brebes ke Cikampek, Arus Kendaraan Capai 3.000 per 3 Jam

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan pemudik melintasi tol Pejagan-Pemalang ramai di Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (1/6). Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan pemudik melintasi tol Pejagan-Pemalang ramai di Brebes Timur, Jawa Tengah, Sabtu (1/6). Foto: ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di jalan tol dari Jawa Tengah menuju Jakarta, Jumat (27/3).

Skema ini diterapkan dari KM 263 Bulakamba, Brebes Barat hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan sterilisasi jalur telah dilakukan sejak pagi.

“Sterilisasi sudah mulai pukul 08.00 sampai 09.00 WIB, dan pukul 10.00 WIB one way sudah dimulai,” ujar Artanto.

Polisi melakukan sterilisasi sebelum dilakukan skema One way pada arus balik di tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Senin (23/3/2026). Foto: Dedi Suwidiantoro/ANTARA FOTO

Arus Capai 3.000 Kendaraan

Menurut Artanto, kebijakan ini diambil karena tingginya volume kendaraan arus balik menuju Jakarta.

“Arus balik ke Jakarta di atas 3.000 kendaraan per tiga jam, sehingga dibutuhkan one way,” jelasnya.

Berlaku Situasional

Ia menegaskan, durasi penerapan one way bersifat situasional, tergantung kondisi di lapangan.

“Berlaku sampai hasil evaluasi menunjukkan ada penurunan arus, baru dilakukan normalisasi,” katanya.

Penerapan one way juga untuk mendukung pemudik memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen.

“Diharapkan pemudik bisa lebih cepat kembali sehingga tidak terjadi penumpukan pada 28–29 Maret,” ujar Artanto.

kumparan post embed

Imbauan Rest Area

Polisi juga mengimbau pengendara bijak menggunakan rest area untuk menghindari antrean.

“Kalau rest area penuh biasanya ditutup, silakan cari rest area berikutnya,” kata Artanto