One Way KM 70-KM 263 Tol Trans Jawa Resmi Diberlakukan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara sejumlah kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (30/3/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara sejumlah kendaraan melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (30/3/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Rekayasa lalu lintas one way sepanjang KM 70 hingga KM 263 Tol Trans Jawa resmi diberlakukan pada Selasa (17/3) sore pukul 15.19 WIB. Kebijakan ini diambil menyusul peningkatan volume kendaraan yang mengarah ke wilayah Jawa Tengah saat arus mudik.

Berdasarkan pantauan kumparan melalui CCTV Travoy di KM 71, jalur yang mengarah ke Jakarta sudah tidak dapat dilalui. Seluruh lajur di ruas Tol Jakarta-Cikampek digunakan untuk kendaraan yang melaju ke arah Jawa Tengah.

Penerapan one way ini berlaku hingga KM 263 ruas Tol Pejagan–Pemalang, tepatnya di wilayah Sigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai exit Tol Brebes Barat.

Sebelumnya, kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho pada Selasa (17/3).

Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho saat ditemui di Comand Center KM 29, Cikarang Utara, Minggu (15/3/2026). Foto: NTMC Polri

“Kami akan melakukan sosialisasi one way sepenggal tahap pertama di wilayah one way nasional, yaitu dari kilometer 70 sampai kilometer 263,” ujar Agus kepada wartawan, Selasa (17/3).

“Sehingga pada jam 15.00 akan kami lakukan one way dari kilometer 70 sampai dengan 263,” lanjutnya.

Kendaraan yang mengarah ke Jakarta di Gerbang Tol Cikampek 2. Foto: Dok. CCTV Kementerian Perhubungan

Penerapan one way sepenggal ini merupakan bagian dari manajemen rekayasa lalu lintas tahap pertama untuk mengurai kepadatan di titik-titik krusial Tol Jakarta-Cikampek hingga wilayah Jawa Tengah.

“One way sepenggal tahap pertama wilayah one way nasional. Semoga dengan langkah manajemen rekayasa ini tentunya pemudik akan lebih cepat, lebih lancar untuk menuju ke Trans Jawa. Terima kasih,” tutup Agus.