One Way Tol Kalikangkung-Cikampek Utama Diperpanjang hingga 1 Mei 2023
ยทwaktu baca 3 menit

Pemberlakukan one way arus kendaraan dari Gerbang Tol Kalikangkung KM 414 sampai Cikampek Utama KM 72 diperpanjang hingga 1 Mei 2023 pukul 24.00 WIB. Sebelumnya one way hanya dijadwalkan hingga 30 April 2023.
"Rekayasa lalu lintas one way arus balik yang dijadwalkan selesai pada pukul 24.00 WIB hari ini masih akan terus dilanjutkan," kata Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi kepada wartawan, Minggu (30/4).
"Perpanjangan rekayasa lalu lintas one way diperkirakan akan berakhir pada Senin, 1 Mei 2023 pukul 24.00 WIB," sambungnya.
Selain itu, dilakukan contraflow 2 lajur dari KM 72 sampai dengan KM 47 arah Jakarta.
Firman mengatakan, penerapan one way tersebut situasional. Apabila pada periode perpanjangan tersebut kondisi lalu lintas mengalami penurunan volume kendaraan, maka one way bisa saja dihentikan atau disesuaikan.
"Sedangkan apabila pada periode tiga jam sebelum jadwal pengakhiran tersebut masih terdapat peningkatan volume lalu lintas yang signifikan ke arah Jaya (Jakarta), maka dapat dimungkinkan terjadi penyesuaian kembali jadwal pengakhiran rekayasa lalu lintas one way," kata dia.
Di sisi lain, Firman mengatakan saat ini kondisi di jalan arteri wilayah Polda Jateng, Jabar dan Metro Jaya masih terkendali.
Alasan Perpanjangan One Way
Perpanjangan one way tersebut bukan tanpa sebab. Hingga pukul 19.00 WIB tadi, kondisi lalu lintas dari Semarang menuju Jakarta masih ramai.
Di KM 435 B ruas Semarang-Solo, rata-rata volume kendaraan selama tiga jam yakni 3.102 kendaraan per jam, di atas parameter rekayasa lalin yakni 2.700 kendaraan per jam.
Kemudian di Gerbang Tol Banyumanik Jalan Tol Semarang โ Solo (arah Jakarta), rata-rata volume lalu lintas tertinggi selama tiga jam berturut turut sebesar 3.430 kendaraan per jam, di atas parameter rekayasa lalin 3.000 kendaraan per jam.
Selanjutnya, di KM 190 B Palikanci, rata-rata volume lalu lintas selama tiga jam berturut turut sebesar 4.535 kendaraan per jam, di atas parameter rekayasa lalin 2.700 kendaraan per jam.
Lalu di Gerbang Tol Cikatama Jalan Tol Jakarta-Cikampek (arah Jakarta), rata-rata volume lalu lintas tertinggi selama tiga jam berturut turut sebesar 5.027 kendaraan per jam, di atas parameter rekayasa lalin 4.830 kendaraan per jam.
Dengan demikian, kata Firman, berdasarkan pemantauan melalui CCTV dan pantauan polisi di lapangan arus lalu lintas terjadi peningkatan volume yang signifikan menuju ke arah Barat.
Kondisi tersebut ditambah adanya limpahan kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Yakni pada KM 100 B Cipularang rata-rata volume kendaraan dalam 3 jam berturut-turut mencapai 2.816 kendaraan per jam, di bawah parameter rekayasa lalu lintas sebesar 2.800 kendaraan per jam.
Gerbang Tol Cikatama, Kalihurip dan Kalitama, rata โ rata volume lalu lintas selama tiga jam berturut turut mencapai 8.194 kendaraan per jam, masuk ke dalam parameter contraflow Japek sebesar 6.440 kendaraan per jam untuk ketiga gerbang tol tersebut.
