Operasi Ketupat Jaya 2025: 159 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
·waktu baca 2 menit

Operasi Ketupat Jaya 2025 memasuki hari keempat pada Rabu (26/3). Sebanyak 159.626 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui tiga gerbang tol utama.
Selain itu, selama Operasi Ketupat Jaya, telah terjadi 54 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 15 orang.
Juru Bicara Satgas Humas Ops Ketupat 2025, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, mengatakan per Rabu (26/3) sudah 159.626 kendaraan yang keluar dari Jakarta. Sementara kendaraan yang masuk ke Jakarta berjumlah 127.050 unit.
Berikut data arus lalu lintas yang keluar dan masuk Jakarta pada Rabu (26/3):
GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa): 79.045 kendaraan keluar, 25.039 kendaraan masuk
GT Tol Cikupa (arah Merak): 47.357 kendaraan keluar, 45.434 kendaraan masuk
GT Ciawi (arah Bogor): 33.224 kendaraan keluar, 29.977 kendaraan masuk
Kecelakaan Lalu Lintas
Per Rabu (26/3) dilaporkan telah terjadi 54 kasus kecelakaan lalu lintas. Sebanyak 15 orang tewas dalam insiden ini. Selain itu, 2 orang mengalami luka berat dan 64 lainnya luka ringan.
Total kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 129.550.000.
Lebih lanjut, Jansen mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik, terutama dalam menjaga kondisi fisik dan kendaraan.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik dan balik lebaran 2025, agar memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat. Periksa kendaraan sebelum melakukan perjalanan, jaga jarak aman dan tetap berkonsentrasi,” ujar Jansen dalam keterangannya, dikutip Kamis (27/3).
Operasi Ketupat Jaya akan terus berlangsung hingga pasca-Lebaran guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
