Operasi Senyap Densus 88 di Sumbar, Tangkap 16 Teroris

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan soal penepatan tersangka Ferdinand Hutahaean di Bareskrim. Foto: Mirsan Simamora/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan soal penepatan tersangka Ferdinand Hutahaean di Bareskrim. Foto: Mirsan Simamora/kumparan

Densus 88 Antiteror Polri menggelar operasi senyap di Sumatera Barat, Jumat (25/3) kemarin. Hasilnya, sebanyak 16 teroris ditangkap.

"16 teroris diamankan," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan lewat keterangannya, Sabtu (26/3).

Ahmad menyebut, 16 teroris yang ditangkap tersebar di Kab. Dhamasraya dan Tanah Datar. Pihaknya masih mendalami kelompok jaringan teroris tersebut.

"12 tersangka di wilayah Dhamasraya dan 4 tersangka di wilayah Tanah Datar," ujar Ramadhan.

Dari data yang disampaikan Polri, sejak operasi 9 sampai 15 Maret sudah ada 5 yang ditangkap Densus 88 tersebar di Lampung, Jakarta Barat, Bogor, Tangerang Selatan dan Kab. Kendal. Bila ditotalkan dengan teroris yang ditangkap di Sumbar, sejauh ini ada 21 teroris yang ditangkap Densus 88.

kumparan post embed

Sebelumnya juga, Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga teroris yang tersebar di Bogor, Depok, dan Jakarta Barat pada Selasa (15/3) lalu. Mereka merupakan simpatisan dan sudah berbaiat ke ISIS.

Dari hasil pemeriksaan, teroris yang ditangkap di Bogor berinisial RS diketahui berencana melakukan amaliyah dengan menyerang Gedung DPR.

"Berdasarkan informasi IT berencana melakukan kegiatan amaliyah di Gedung Parlemen/DPR," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan lewat keterangannya, Kamis (24/3).