Organisasi Desa Dukung Prabowo-Gibran Langgar Netralitas? Ini Kata Gerindra

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana acara Deklarasi dukungan Desa Bersatu di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/11/2023). Foto: Fadlan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana acara Deklarasi dukungan Desa Bersatu di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/11/2023). Foto: Fadlan/kumparan

Sejumlah organisasi desa di bawah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) menunjukkan dukungan ke capres dan cawapres Prabowo-Gibran. Ini jadi sorotan karena perangkat desa seharusnya netral di Pilpres 2024.

Terkait hal itu, Waketum Gerindra Habiburokhman menjelaskan maksud kedatangan cawapres Gibran Rakabuming Raka dalam silaturahmi nasional desa yang dihadiri sejumlah organisasi yang tergabung dalam Desa Bersatu untuk Indonesia Maju pada Minggu (19/10) di stadion Indonesia Arena, GBK, Jakarta.

Habiburokhman berdalih, Gibran hanya mendengarkan aspirasi dan tidak ada pemberian dukungan dalam acara tersebut.

Cawapres Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Silaturahmi Nasional Desa 2023 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2023). Foto: Fadlan/kumparan

"Acara tersebut adalah acara penyampaian aspirasi dari organisasi-organisasi perangkat desa yang tergabung dalam organisasi Desa Bersatu. Sejak penyampaian undangan, kami memastikan bahwa di acara tersebut tidak ada penyampaian dan penerimaan dukungan," kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (20/11).

"Dalam pelaksanaan acara tersebut hingga selesai jelas tidak ada sama sekali bentuk penyampaian dukungan politik kepada kami," sambungnya.

Habiburokhman mengatakan pihaknya memahami bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 280, 282, dan 490 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu ada larangan keras melibatkan kepala desa dalam kampanye dan juga larangan bagi kepala desa untuk membuat kebijakan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon selama masa kampanye.

Karena itu, kata dia, kehadiran Gibran hanya untuk mendengarkan aspirasi semata.

Suasana acara Deklarasi dukungan Desa Bersatu di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (19/11/2023). Foto: Fadlan/kumparan

"Kami merasa perlu menghadiri undangan panitia tersebut karena kami memang harus mendengar, menerima, menyerap, aspirasi semua elemen masyarakat termasuk Kepala Desa dan Perangkat Desa," ujar Wakil Ketua Komisi III [Hukum] DPR itu.

Apalagi, ia menambahkan Prabowo-Gibran memiliki perhatian lebih kepada desa.

"Kami berkomitmen untuk terus memberi perhatian pada desa dan masyarakat desa. Desa perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera," klaimnya.

Dukungan Tersirat

kumparan post embed

Sebelumnya, Koordinator Nasional APDESI Muhammad Asri Annas menyebut pihaknya bukan langsung mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo-Gibran. Tapi, APDESI merasa perlu mencari sosok pemimpin yang peduli pada perangkat desa.

"Ada sesuatu di mana kita, tidak bisa menyebut deklarasi, tetapi sudahlah kalau teman-teman penggerak desa ini tahu apa yang dilakukan. Kalau mau memberikan dukungannya penuh kepada capres atau cawapres, tidak harus deklarasi kalau kami mau," kata Annas di Indonesia Arena, Minggu (19/11).

"Dalam pandangan kami, rasanya Bapak Prabowo dan Mas Gibran mengakomodir. Jadi kalau ada yang keluar mengatakan ini deklarasi, nggak. Ya kira-kira seperti itulah ya (dukungan tersirat)," imbuh dia.

Dalam acara silaturahmi itu hadir 8 organisasi desa di antaranya adalah (APDESI) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia, (KOMPAKDESI) Komunitas Purnabakti Kepala Desa Seluruh Indonesia, (PABPDSI) Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia, (ABPEDNAS) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional.

Juga (DPN PPDI) Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia, (DPP PPDI) Persatuan Perangkat Desa Indonesia, PARADE NUSANTARA,(AKSI) Asosiasi Kepala Desa Indonesia.