PA 212 Klaim Prabowo Merestui Halalbihalal di MK saat Sidang Putusan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Novel Chaidir Hasan Bamukmin. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Novel Chaidir Hasan Bamukmin. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto telah mengimbau agar pendukungnya tidak melakukan unjuk rasa selama sidang sengketa Pilpres 2019 berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK). Ia meminta pendukungnya lebih baik menyaksikan jalannya sidang melalui media.

Meski begitu sejak sidang perdana sengketa pilpres, unjuk rasa dari pendukung Prabowo-Sandi tetap ada. Bahkan, Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang menjadi salah satu pendukung Prabowo akan menggelar aksi besar-besaran bertajuk Halal Bi Halal Akbar 212 pada 26-28 Juni 2019.

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengatakan aksi itu bukan bentuk pembangkangan atas imbauan Prabowo. Ia memastikan organisasinya tetap sejalan dengan Prabowo.

“Sampai saat ini kami masih setia untuk mengawal Prabowo dan Prabowo sebagai bapak bangsa punya ijtihad politik sesuai etika partai atau etika politik dan itu memang tugas beliau. Dan kita berbagi tugas saja yang kita tugas mengawal sidang MK berdasarkan perjuangan awal yaitu Aksi Bela Islam 1410, 411 dan 212 tanpa partai dan tugas partai selesai tanggal 28 Juni dan kita para alumni 212 berjuang terus sampai keadilan tegak dengan partai atau tanpa partai,” kata Novel, Kamis (20/6).

embed from external kumparan

Novel mengatakan, hingga kini Prabowo belum memberikan tanggapan terkait aksi yang mereka jalani. Diamnya Prabowo sejak aksi pada sidang perdana dinilai Novel sebagai restu untuk melakukan hal yang sama.

“Kami melihat dengan sikap diamnya Prabowo itu isyarat buat kami bahwa selama aksi berjalan dengan tertib dan damai tidak masalah buat beliau,” kata Novel.

Prabowo mengimbau pendukungnya agar tak ada mobilisasi massa Foto: Kumparan

Terkait aksi tersebut, Novel mengatakan diperkirakan ada ratusan ribu orang yang ikut dalam acara puncak pada 28 Juni tersebut. Massa yang datang dari berbagai wilayah di Jabodetabek, Jawa Barat, Banten dan beberapa kota lainnya.

“Tanggal 25 sampai 27 aksi seperti biasanya. Tanggal 28 salat Jumat akbar dan sesudah salat Jumat akan ada orasi,” kata Novel soal acara halalbihalal tersebut.

Novel juga menyebut surat pemberitahuan untuk aksi tersebut sudah diurus oleh koordinator lapangan mereka, Abdullah Hehamahua. “Sebelumnya juga kan beliau yang urus,” kata Novel.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan belum menerima surat pemberitahuan untuk aksi selama tiga hari itu.

“Belum ada ya (surat pemberitahuan),” ucap Argo.