PA 212 Serukan Nonton G30S/PKI di Rumah: Ingat Sejarah, Waspada Neo-PKI Bangkit

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Slamet Maarif, Ketua PA 212. Foto: Ulfa Rahayu/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Slamet Maarif, Ketua PA 212. Foto: Ulfa Rahayu/kumparan

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Slamet Maarif, menyerukan agar masyarakat menonton film 'Pengkhianatan G30S/PKI'. Menurutnya, film itu penting ditonton dilakukan supaya generasi saat ini tidak melupakan sejarah.

"Agar generasi ini tidak lupa sejarah dan tetap waspada akan kebangkitan Neo-PKI," kata Ketua PA 212 saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).

Slamet menyebut, di era saat ini, film garapan Arifin C. Noer itu bisa disaksikan di mana saja. Slamet menilai, masyarakat bisa menonton di rumah masing-masing.

Film G30S/PKI Foto: Jihad Akbar/kumparan

"Nonton di rumah masing-masing bersama keluarga atau lewat HP," kata Slamet.

Sebelumnya, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono, memastikan Polri tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk acara apa pun. Termasuk untuk nobar film G30S/PKI.

“Yang jelas Polri tidak akan mengeluarkan izin keramaian. Ingat, keselamatan jiwa masyarakat itu yang pertama, dan ini masih dalam pandemi COVID-19,” kata Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/9).

Slamet Maarif. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Sementara, Menkopolhukam Mahfud MD memastikan pemerintah tidak melarang ataupun mewajibkan untuk menonton film tersebut. Baginya, penayangan film G30S/PKI tidak perlu diributkan.

"Mengapa soal pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI diributkan? Tidak ada yang melarang nonton atau menayangkan di TV. Mau nonton di Youtube juga bisa kapan saja, tak usah nunggu Bulan September. Semalam saya nonton lagi di Youtube," tulis Mahfud dalam akun Twitter @mohmahfudmd, Minggu (27/9).