Pacar Sewaan Laris Manis Saat Tahun Baru Imlek di China

Saat jutaan masyarakat China pulang ke kampung halaman untuk merayakan Imlek bersama keluarga, seorang perempuan muda berusia 24 tahun bernama Luoluo sibuk menjawab pesan dari aplikasi telepon pintar dari pria-pria kesepian yang ingin menyewanya untuk menjadi pacar sehari.
Dilansir Reuters, Senin (30/1), kunjungan tahunan saat libur hari besar, rupanya menjadi momok menakutkan bagi para 'jomblo' ini. Khususnya saat berhadapan dengan sejumlah anggota keluarga yang melontarkan pertanyaan sama dari tahun ke tahun; kapan akan menikah?
Untuk menghindari pertanyaan tersebut, sejumlah pria dan wanita lajang ini nekat menyewa pacar bohongan untuk menyenangkan orangtua mereka. Entah kenapa, aplikasi penyewaan 'pacar' tersebut tahun ini semakin melonjak peminatnya.

"Lebih dari 1.000 pengguna aplikasi kami ingin memesan pacar bohongan untuk diswa selama tahun baru Imlek," ujar Cao Tiantian, pemilik aplikasi penyewaan pacar 'Hire Me Plz' kepada Reuters.
Cara berlangganan aplikasi ini cukup mudah, pelanggan cukup membayar 1 hingga 1.999 Yuan per jam untuk ditemani makan malam, berbincang, main mahjong hingga refleksi. Harga sewa tentu saja akan naik ketika libur Imlek. Untuk perempuan muda yang cantik seperti Luoluo, harga sewa mereka bisa mencapai 1.000 hingga 3.000 Yuan per hari.
"Saya masih mencari orang untuk memenuhi slot hari ini, namun hanya untuk mereka yang berasal dari tempat yang sama denganku," ujar wanita dari provinsi Sichuan ini. Selain 'Hire Me Plz', ada 5 aplikasi lain di China dengan bisnis sama yang menawarkan pasangan untuk dibawa pulang saat hari besar.
"Bisnis sejenis ini masih baru, seiring dengan naiknya jumlah orang-orang muda yang sepakat dengan ide menjual waktu sebagai komoditi," ujar Cao, yang memprediksi bisnis kencan sewaan ini akan menjadi pasar menjanjikan 5 tahun ke depan.
Sejak diluncurkan pada tahun 2015 lalu, 'Hire Me Plz' telah memiliki 700 ribu pengguna dan 1,7 juta pengikut di WeChat, sosial media terbesar di China.
Kencan sewaan, baik offline maupun online, sebenarnya telah menimbulkan kritik akhir-akhir ini. Sejumlah pengguna media sosial dan ahli hukum mempertanyakan legalitas hingga moralitas dari bisnis ini. Banyak kekhawatiran yang mungkin akan terjadi selama kencan, seperti kecenderungan bersinggungan dengan prostitusi, meski seks masih menjadi hal terlarang di China.
Cao mengatakan 'Hire Me Plz' sebenarnya bertujuan untuk membantu orang-orang mengatasi permasalahan mereka dengan kesepian mereka. Banyak di antara pelanggan mereka yang terlalu sibuk bekerja hingga tak memikirkan kehidupan pribadi sehingga kesulitan mencari pasangan.
"Saya sedang mencari cara paling efektif untuk mengajak seseorang kencan. Siapa sih yang ingin berbincang di media sosial berbulan-bulan namun berakhir sia-sia?" tuturnya.
Di belahan negara lain di Asia, kencan online hingga penyewaan pacar ini juga dapat ditemukan di internet, seperti website Soulmate di Korea Selatan dan Pally Asia di Singapura.
