Pagar DPRD Jateng Jebol, Ganjar Akhirnya Temui Mahasiswa

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa mahasiswa Semarang merangsek masuk ke DPRD Jateng. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Massa mahasiswa Semarang merangsek masuk ke DPRD Jateng. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya turun dan menemui massa mahasiswa pendemo di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah. Ganjar turun setelah massa berhasil menjebol pagar.

Saat turun, Ganjar langsung menuju mobil komando orasi yang berada di tengah kerumunan massa. Ganjar yang mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung meminta massa untuk tenang.

“Saya minta waktu, tolong diam sebentar saya ingin bicara,” kata Ganjar, Selasa (24/9).

Dalam kesempatan itu, Ganjar berterima kasih untuk kelancaran aksi di siang hari ini. Meski begitu, Ganjar mengaku kecewa karena dia terpaksa mengeluarkan anggaran untuk memperbaiki pagar.

“Sebenarnya saya hari ini berharap tidak mengeluarkan anggaran untuk memperbaiki taman dan pagar, tapi mau gimana,” ucap Ganjar disambut huu oleh massa.

Ganjar menyebut, sebenarnya telah menyiapkan ruangan untuk menerima perwakilan mahasiswa. Bahkan, Ganjar mengaku sudah menunggu sejak pagi.

“Kami tidak mau bertemu di dalam. Wakil rakyat harus temui rakyat di sini,” teriak salah satu peserta aksi dari kerumunan.

Massa mahasiswa Semarang merangsek masuk ke DPRD Jateng. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Ucapan Ganjar yang melebar kemudian didesak massa untuk segera menandatangani tuntutan pengunjuk rasa.

Setidaknya ada tujuh poin yang disampaikan para mahasiswa ini. Beberapa di antaranya, pengunjuk rasa meminta DPR mempercepat pengesahan RUU PKS hingga menolak Revisi UU KPK dan RKUHP.

Usai Ganjar menandatangani tuntutan tersebut, massa lantas bersorak sorai. Meski begitu, hingga berita ini ditulis massa masih menduduki gerbang DPRD Jawa Tengah.