Pakai KRI I Ngurah Rai, Panglima TNI Ikut Cari Badan Pesawat Lion Air

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panglima TNI bersama Kabasarnas dan Pangkoarmad I di atas KRI I Gusti Ngurah Rai menuju lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI bersama Kabasarnas dan Pangkoarmad I di atas KRI I Gusti Ngurah Rai menuju lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi posko evakuasi korban Lion Air JT-610 di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hadi didampingi Pangkoarmada Laksamana Muda Yudo Margono dan Kabasarnas Marsekal Madya M Syaugi meninjau kumpulan puing pesawat yang ada di dermaga.

Setelah itu, Hadi masuk ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk meninjau langsung proses pencarian di titik koordinat yang diduga terdapat badan pesawat.

“Dan saat ini saya dengan Kabasarnas dan Pangarmada I untuk melaksanakan peninjauan langsung di lapangan," kata Hadi di lokasi Rabu (31/10).

Panglima TNI kunjungi posko evakuasi Lion Air JT-610 di JICT, Rabu (31/10/2018). (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI kunjungi posko evakuasi Lion Air JT-610 di JICT, Rabu (31/10/2018). (Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan)

Pesawat Boeing 737 MAX 8 itu mengangkut 181 penumpang dan delapan awak pesawat. Seharusnya, pesawat yang baru dua bulan beroperasi tersebut tiba di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang pada Senin (29/10) pukul 07.20 WIB.

Namun, setelah 13 menit take off dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pesawat lost contact dan jatuh di Tanjung Karawang pukul 06.33 WIB. Pihak Basarnas mendeteksi badan pesawat berada di kedalaman 30-35 meter di bawah permukaan laut.

Saat ini panglima dalam perjalanan menuju lokasi tersebut.

embed from external kumparan