Pakai Pita Hitam, Aa Gym Minta Tak Ada Lagi Penolakan Jenazah Corona

Abdullah Gymnastiar atau dikenal Aa Gym mengaku sangat prihatin atas tenaga medis yang meninggal setelah menangani pasien virus corona. Hal itu disampaikan Aa Gym melalui rekaman video berdurasi 3 menit yang dibagikan di akun instagramnya.
"Mereka adalah para pejuang dan para pahlawan yang berada di barisan paling depan yang berkorban untuk keselamatan dan pencegahan tersebarnya COVID-19 ini," kata Aa Gym melalui keterangannya, Selasa (14/4).
Selain itu, ada yang menarik ketika Aa Gym menyampaikan ungkapan duka. Aa mengenakan pita hitam di lengan kanannya. Menurutnya hal itu sebagai bentuk ungkapan duka atas gugurnya para tenaga medis.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, Aa mengatakan hingga 14 April, sudah ada 39 tenaga medis di Indonesia yang meninggal akibat virus corona. Hal itu merupakan suatu kehilangan besar bagi Indonesia. Sebab, tenaga medis merupakan pejuang yang berada di garis depan untuk menangani virus corona.
Maka dari itu, Aa meminta pemerintah serius dan memperhatikan secara betul keselamatan para tenaga kesehatan. Salah satunya dengan menyiapkan perangkat pelindung diri yang memadai sehingga mereka dapat bekerja dengan maksimal.
"Sepatutnya, kita semua pemerintah bersungguh-sungguh lagi menyiapkan segala perangkat yang membuat para petugas ini lebih aman bisa bertugas dengan maksimal dan selamat," ucap dia.
Selain itu, Aa Gym mengaku prihatin atas beredarnya informasi adanya jenazah tim medis yang ditolak pemakamannya karena positif corona. Menurut dia, penolakan tersebut merupakan perbuatan yang zalim terhadap para pejuang.
"Paling pedih kemarin kita dengar ada jenazah perawat yang ditolak dimakamkan bersama dekat dengan ayahnya, ini adalah perbuatan yang zalim kepada para pejuang ini," terang dia.
Aa Gym juga melihat masih banyak masyarakat yang tidak disiplin untuk mencegah virus corona seperti tidak menggunakan masker saat di luar rumah hingga masih melakukan kegiatan berkumpul.Menurutnya, perbuatan itu termasuk perbuatan zalim karena mengkhianati perjuangan.
"Kalaupun keluar jaga jarak dan jauhi kerumunan disiplin untuk terus membersihkan diri, disiplin untuk menjaga stamina dan kesehatan diri, dan disiplin ibadah yang sungguh-sungguh agar wabah ini segera berakhir agar para pejuang itu bisa tuntas menyelesaikan tugasnya dengan baik," lanjut dia.
Aa berharap Allah SWT memuliakan para tenaga kesehatan yang telah berjuang menghadapi corona.
"Mudah-mudahan Allah memuliakan para pejuang kita di dunia sampai di akhirat kelak dan semoga Allah segera mengambil wabah ini syariatnya dengan kedisiplinan kita bersama," tandas dia.
------
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
