Pakubuwono XIII Dimakamkan di Samping Ayahnya, Dihadiri Lautan Pelayat
ยทwaktu baca 2 menit

Pemakaman jenazah Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Raja Solo), Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII Hangabehi, dihadiri lautan pelayat. Mereka memadati Kompleks Makam Raja-Raja Imogiri di Pajimatan, Wukirsari, Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY, Rabu (5/11).
Masyarakat berduyun-duyun ingin menyaksikan pemakaman PB XIII, selain untuk memberikan penghormatan terakhir, juga momen tersebut merupakan peristiwa adat dan budaya yang langka. Unsur sejarah raja-raja Jawa dan ikatan emosional juga berpengaruh.
Jenazah PB XIII tiba dari Solo menggunakan mobil jenazah berwarna putih.
Tiba di kompleks pemakaman raja Jawa itu, jenazah kemudian diserahterimakan. Jenazah lalu ditandu menuju Masjid Kagungan Dalem Pajimatan Imogiri.
"Naik ke Masjid Pajimatan untuk disalatkan," kata Bupati Pajimatan Makam Raja-Raja Imogiri, KPH Djoyo Adilogo.
Setelah disalatkan, jenazah lalu kembali ditandu untuk naik ratusan anak tangga menuju Kedaton PB X untuk dimakamkan.
Dimakamkan di Samping PB XII
Sebelumnya, Abdi Dalem Masjid Kagungan Dalem Pajimatan Imogiri Mas Lurah Muhzani Puspito Lumakso mengatakan, begitu tiba jenazah akan diserahterimakan di Pos Pajimatan dari keraton ke sesepuh juru kunci Makam Raja-Raja Imogiri.
Jenazah ditandu menaiki anak tangga ke Masjid Kagungan Dalem Pajimatan. PB XIII disalatkan di masjid.
Setelah disalatkan, jenazah ditandu lagi naik ke peristirahatan terakhir di Kedaton PB X. PB XIII akan dimakamkan di samping makam ayahnya PB XII tepatnya di sebelah barat.
"Beliau akan dimakamkan di samping beliau Kanjeng Susuhunan Pakubuwono XII di Kedaton PB X di kompleks Makan Surakarta," jelas Muhzani.
PB XII mangkat pada tahun 2004.
Melewati Hampir 500 Anak Tangga
Jenazah ditandu menaiki ratusan anak tangga dari masjid sampai kompleks utama Makam Raja-Raja Imogiri. Dihitung dari Pos Pajimatan hingga Kedaton PB X hampir 500 anak tangga.
"Kalau dari Pos yang pertama itu nanti hampir 500 (anak tangga) kalau dihitung dari pos sampai kompleks peristirahatan beliau terakhir itu 500-an," jelas Muhzani.
"Kalau dari masjid sampai depan gapuran pecaosan itu sudah 409 (anak tangga)," katanya.
PB XIII mangkat pada 2 November 2025 pada usia 77 tahun. Kursi Raja Solo selanjutnya diduduki Putra Mahkota Hamangkunegoro atau Gusti Purbaya, anak PB XIII yang berusia 23 tahun.
