Paloh Minta Kader Bersiap Hadapi Masalah Hukum Jelang 2024: Makin Kompleks, Kuat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan pengarahan saat Silaturahmi Nasional (Silatnas) Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan pengarahan saat Silaturahmi Nasional (Silatnas) Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Ketum NasDem Surya Paloh meminta pengurus NasDem saling bahu membahu menghadapi kompleksitas permasalahan hukum jelang tahun politik 2024. Paloh mengingatkan tak ada masalah yang bisa dianggap biasa.

Paloh berharap, Badan Advokasi Hukum (BAHU) NasDem jadi tulang punggung dalam menghadapi rumitnya permasalahan hukum. Terutama permasalahan yang dihadapi kader NasDem.

"BAHU jelas merupakan tulang punggung utama bagi seluruh kompleksitas permasalahan yang menyangkut aspek hukum yang dihadapi oleh institusi parpol yang bernama NasDem, dan itu adalah kita. Karena, tidak ada masalah yang berjalan biasa-biasa saja," kata Paloh dalam acara Silaturahmi Nasional Badan Advokasi Hukum (BAHU) NasDem, Jumat (10/3).

kumparan post embed

Menurut Paloh, permasalahan hukum saat ini semakin rumit. Dia meminta kader NasDem untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan.

"Fakta yang ada di lapangan, fakta yang kita sedang hadapi dan prediksi kondisi keadaan kemungkinan pergulatan yang juga akan kita hadapi, jelas kompleksitas permasalahan hukum di negeri ini makin lebih hebat dan kuat. Dan inilah yang harus dihadapi oleh institusi parpol," ujar Paloh.

Paloh juga berbicara mengenai Mahkamah Konstitusi (MK) yang menjadi lembaga hukum tertinggi di Indonesia. Dia menyebut banyak keputusan yang merobek kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Walaupun ada di negeri kita Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, yang berperan sebagai payung yang paling di atas untuk menjaga posisi peran daripada peradilan, mulai dari tingkat bawah, menengah, tinggi, dan seterusnya, tapi kita berhadapan dengan realita yang ada," kata dia.

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan pengarahan saat Silaturahmi Nasional (Silatnas) Badan Advokasi Hukum (Bahu) Partai Nasdem di Nasdem Tower, Jakarta, Jumat (10/3/2023). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

"Banyak keputusan yang mengoyak kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Hukum seakan-seakan milik mereka yang punya kekuatan lebih. Nah saya ingin menitipkan pesan dan harapan saya kepada BAHU itu adalah realitas kehidupan, suka atau tidak suka, nah berikhtiarlah menyelesaikan masalah itu" lanjut Paloh.

Lebih lanjut, Paloh meminta kadernya untuk memegang teguh prinsip idealisme dalam kehidupan bernegara.

"Betapa prinsip-prinsip untuk mempertahankan idealisme yang tetap harus ada dalam rongga kehidupan dalam perjalanan kehidupan yang kita lalui bersama, berapa mampu kita bertahan, di tengah-tengah fleksibilitas dan godaan pragmatis yang lebih dahsyat, jangan pernah matikan api idealisme yang ada di diri kita," tutup Paloh.