Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
PAM JAYA dan Pramono Anung Resmikan Pembangunan Reservoir, Solusi Air bagi Warga
26 Maret 2025 17:36 WIB
·
waktu baca 4 menit
ADVERTISEMENT
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PAM JAYA terus berkomitmen untuk meningkatkan cakupan layanan air minum perpipaan di Jakarta, salah satunya melalui pembangunan Reservoir Komunal di Rusun Tambora, Jakarta Barat, dan Gandaria Utara, Jakarta Selatan. Peresmian yang
dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ini menjadi bagian dari upaya mencapai target 100% cakupan layanan air minum pada tahun 2030 serta merupakan salah satu program prioritas dalam 100 hari kerja Gubernur Jakarta.
ADVERTISEMENT
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan cakupan layanan air minum di seluruh Jakarta, PAM JAYA terus mengembangkan solusi inovatif guna memastikan ketersediaan air yang merata dan berkelanjutan. Upaya yang
dilakukan adalah dengan pembangunan Reservoir Komunal, yang ditujukan untuk mengatasi masalah tekanan air rendah dan wilayah yang jauh dari area produksi.
Reservoir Komunal Tambora sendiri memiliki kapasitas 690 m³ dengan debit 28 liter per detik (Lps) dan sumber air berasal dari pipa 600 mm di Jl. Prof. Dr. Latumenten. Pembangunan reservoir ini dilakukan selama 9 bulan dengan total investasi Rp11 miliar, mensuplai 970 Sambungan Rumah (SR) di 4 RW wilayah Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat.
Sementara itu, Reservoir Komunal Gandaria Utara berkapasitas 300 m³ dengan debit 24 Lps, bersumber dari pipa 800 mm di Jl. Margaguna Raya. Reservoir ini dibangun selama 8 bulan dengan investasi Rp8 miliar, mensuplai 1.397 Sambungan Rumah (SR) di 10 RW wilayah Gandaria Utara dan 1 RW
Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
Secara keseluruhan, kedua Reservoir Komunal ini akan mensuplai total 2.367 Sambungan Rumah di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, menjadi salah satu solusi strategis untuk menjawab kebutuhan suplai air di wilayah yang sebelumnya mengalami kendala tekanan air rendah.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono, menyatakan apresiasinya terhadap PAM JAYA atas upaya yang dilakukan melalui pembangunan Reservoir Komunal. Menurut beliau, proyek ini bukan hanya soal meningkatkan kapasitas distribusi air,
tetapi juga merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta.
"Dengan pembangunan Reservoir Komunal ini, kita tidak hanya menyelesaikan masalah suplai air, tetapi juga memberikan solusi jangka panjang yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan warga Jakarta. Saya mengapresiasi PAM JAYA atas kerja keras dan inovasi yang telah dihadirkan untuk kemajuan pelayanan air bersih di ibu kota," ujar Pramono, Rabu (26/3/2025).
ADVERTISEMENT
Selain inovasi reservoir komunal, PAM JAYA juga menghadirkan program Kartu Air Sehat (KAS) yang diperuntukkan bagi kelompok pelanggan 2A1 (Rumah Tangga Sangat Sederhana) dan 2A2 (Rumah Tangga Sederhana). Program ini memberikan manfaat seperti tarif bantuan khusus, prioritas layanan pengiriman mobil tangki saat gangguan suplai, serta kompensasi bagi pelanggan yang terdampak gangguan suplai. Tarif khusus untuk pelanggan 2A1 adalah
Rp1.000/m³ dan untuk 2A2 Rp3.550/m³ hingga 20 m³ pertama.
Selain itu, PAM JAYA juga meluncurkan beberapa inisiatif lain, di antaranya:
1. Bantuan tandon air gratis untuk pelanggan 2A1 dan 2A2, dengan target distribusi 1.000 tandon. Hingga minggu ketiga Maret 2025, sebanyak 358 tandon telah didistribusikan di berbagai wilayah.
2. Program Sanitasi Prima, hasil kolaborasi PAM JAYA dan PALJAYA, memberikan layanan sedot septic tank gratis untuk 3.000 pelanggan dengan pembayaran tercepat.
ADVERTISEMENT
3. Inovasi Water Purifier menggunakan teknologi Reverse Osmosis & UV untuk menyaring 99,9% kontaminan, mendukung SDG 6 (Air minum & Sanitasi Layak) dan SDG 12 (Konsumsi & Produksi Bertanggung Jawab). Saat ini, 12 unit telah terpasang di sekolah dan fasilitas umum, termasuk
di Rusun Tambora.
4. Proyek SPAM Buaran III, yang akan diresmikan pada April 2025, berkapasitas 3.000 m³ dan melayani 250.000 pelanggan di lima kecamatan di Jakarta Timur.
Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM JAYA, juga menyampaikan dalam kegiatan ini bahwa PAM JAYA akan terus berkomitmen untuk menyediakan layanan air minum berkualitas bagi seluruh warga Jakarta melalui berbagai program inovatif.
“Pembangunan Reservoir Komunal di Tambora dan Gandaria Utara adalah langkah penting untuk memastikan suplai air yang merata, terutama di wilayah dengan tekanan rendah. Kami juga meluncurkan program Kartu Air Sehat (KAS),
bantuan tandon air gratis, serta Sanitasi Prima untuk meningkatkan akses dan kualitas air serta sanitasi di Jakarta," ujarnya.
ADVERTISEMENT
"Inovasi Water Purifier dan proyek SPAM Buaran III memperkuat upaya kami mencapai 100% cakupan layanan air pada 2030. Semua program ini mendukung kualitas hidup dan kesehatan warga Jakarta. Terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi ini,” tambahnya.
Dengan inovasi-inovasi yang terus dikembangkan, PAM JAYA diharapkan dapat terus menjadi penyedia layanan air minum yang andal, mendukung kesehatan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Jakarta.