PAN Kritik Wagub Jabar soal Poligami Cegah HIV: Bukan Solusi, Malah Bikin Gaduh

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis kedua di Lobby Paviliun Parahyangan RSUP dr. Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Kamis (28/1/2021). Foto: Aldien/Humas Jabar
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis kedua di Lobby Paviliun Parahyangan RSUP dr. Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Kamis (28/1/2021). Foto: Aldien/Humas Jabar

Usulan Wakil Gubernur Jawa Barat, UU Ruzhanul Ulum terkait nikah dini dan poligami jadi solusi untuk mencegah penularan HIV AIDS menuai polemik.

Anggota Komisi VIII DPR, Yandri Susanto, menilai usulan tersebut malah menimbulkan kegaduhan dan kontroversi, bukan menyelesaikan permasalahan.

"Ini tiba-tiba bilang mengusulkan poligami, nanti kan kontroversi ya orang bisa marah juga. Bukan menyelesaikan masalah tapi malah bisa menimbulkan kegaduhan," ujar Yandri saat dikonfirmasi, Rabu (31/8).

Waketum PAN itu mengatakan, untuk menuntaskan permasalahan HIV di Indonesia saat ini, harus diawali dengan memetakan dan mengurai akar masalahnya.

"Menurut saya yang paling penting itu mapping masalahnya. Harus diurai akar masalahnya," sambung Yandri.

Ketua Komisi VIII DPR (F-PAN), Yandri Susanto. Foto: Kemenag RI

Setelah mengetahui akar masalah, Yandri melanjutkan, solusi dapat ditemukan bersama. Mulai dari pencegahan hingga payung hukum yang kuat.

"Kalau sudah tahu akar masalahnya itu baru kita berpikir tentang solusi. Secara pencegahan, rehabilitasi, dan lain sebagainya, dan nanti mungkin perlu ada payung hukum yang kuat, karena ini permasalahan yang serius," pungkasnya.

Sebelumnya, Uu mengusulkan menikah bagi anak muda dan berpoligami bagi yang sudah menikah dapat menekan angka HIV/AIDS.

"Ya, daripada terkena penyakit itu, menurut saya solusi menekan angka penyebaran HIV/AIDS adalah menikah bagi anak-anak muda dan berpoligami bagi yang sudah nikah," kata dia melalui keterangannya pada Selasa (30/8).