PAN Pecah, Muncul Wacana PAN Reformasi

12 Maret 2020 5:07 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Partai Amanat Nasional Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Partai Amanat Nasional Foto: Fitra Andrianto/kumparan
ADVERTISEMENT
Internal PAN terus memanas. Konflik di Kongres PAN V di Kendari yang memenangkan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum rupanya berbuntut panjang.
ADVERTISEMENT
Setelah kongres tersebut, Eks Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sempat menuding ada hal yang tidak beres dari kemenangan Zulkifli Hasan. Tak hanya itu, pada Selasa (10/3) malam, Amien bertemu dengan sejumlah pendiri PAN.
Dalam pertemuan itu, muncul desakan dari 158 DPW Provinsi dan DPD kabupaten/kota agar Amien membentuk PAN reformasi. Namun, usulan itu belum mendapatkan tanggapan lantaran Amien masih sibuk menggugat hasil kongres PAN.
Namun, menurut Waketum demisioner PAN Viva Yoga, hasil kongres tersebut sudah disahkan oleh Kemenkumham. Ia menyebut, SK dari Menkumham tentang kepengurusan DPP PAN periode 2020-2025 bahkan sudah terbit.
"SK Menkumham tentang kepengurusan DPP PAN periode 2020-2025 dari hasil kongres ke-5 PAN di Kendari, 10-12 Februari 2020 lalu telah terbit," kata Viva saat dihubungi, Selasa (10/3).
ADVERTISEMENT
Dengan terbitnya SK tersebut, maka Zulkifli Hasan sudah sah menjadi ketua umum lagi. Hasil Kongres PAN di Kendari juga sudah legal dan diakui negara.
Sementara itu, menanggapi kondisi internal partainya, Zulkifli Hasan menilai perbedaan pendapat adalah hal yang wajar. Ia juga menyebut, perpecahan di internal partai adalah hal yang biasa terjadi saat pemilihan ketua umum.
"Risiko demokrasi itu ya memang begitu keras karena ada pilihan. PAN itu pilih demokrasi, makanya keras, ada persaingan. Mohon maaf, kadang bangku kena sasaran juga, tapi itu demokrasi begitu," kata Zulhas di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).
"Partai yang memilih jalan lain ya, itu instruksi, tidak ada apa-apa. Ketua umum sepakat satu, ini satu. Itu namanya penunjukan, perintah. Kami memilih yang demokratis, memang ini resikonya," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
Namun, ia optimistis, suasana di partainya bisa segera membaik. Zulkifli juga berjanji akan merangkul seluruh kader PAN, baik yang mendukung dirinya atau kubu Mulfachri Harahap.
Hal senada juga dilontarkan Ketua DPP PAN demisioner Yandri Susanto. Menurut Yandri, meski ada desakan membentuk PAN reformasi, namun Amien Rais tidak akan meninggalkan PAN.
"Saya meyakini itu kalau Pak Amien insyaallah enggak mungkinlah, orang Pak Amien yang melahirkan PAN ini kok, enggak mungkin. Pak Amien sangat sayang dengan PAN ini. Persoalan kontestasi itu hal yang biasa," kata Yandri kepada wartawan, Rabu (11/3).