Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.86.0
PAN: Pelonggaran Masker Sudah Dikaji Matang, Masyarakat Jangan Lengah
18 Mei 2022 11:44 WIB
·
waktu baca 2 menitADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ia yakin pemerintah sudah melalui evaluasi dan pertimbangan yang matang dalam mengambil keputusan.
"Saya yakin kebijakan ini sudah melalui evaluasi dan pertimbangan yang matang. Selain penyebaran virus corona yang sudah turun, pelaksanaan imunisasi yang sudah hampir merampungkan tahap I dan II menjadi pertimbangan. Apalagi didukung oleh penggalakan vaksin booster yang semakin hari semakin tinggi di tengah masyarakat," kata Saleh, Rabu (18/5).
Namun, ia berharap pelonggaran ini tidak membuat masyarakat menjadi lengah. Saleh menuturkan, protokol kesehatan standar harus tetap dipatuhi yakni harus tetap memakai masker di ruangan tertutup.
"Begitu juga cuci tangan, itu harus menjadi kebiasaan. Sebab, kebersihan anggota tubuh menjadi sangat penting baik di masa pandemi ataupun di masa normal," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Ketua Fraksi PAN ini juga mengimbau masyarakat untuk menjaga asupan makanan.
"Saya berharap bahwa kebijakan terbaru ini dapat membuka pintu untuk mengalihkan kita ke fase endemi. Fase endemi ini tentu bisa dilalui bersama jika ada kesadaran untuk saling menjaga dan saling mengingatkan. Saling menjaga kesehatan, saling mengingatkan agar semua bisa sehat," ucap Saleh.
Lebih lanjut, Saleh menambahkan untuk menuju fase endemi, masyarakat harus bersabar menunggu kajian yang dilakukan pemerintah.
"Ada banyak faktor yang masih perlu dikaji dan didalami. Jika nanti sudah dianggap tepat, status endemi tersebut pasti akan diumumkan. Namun, kita tentu diperbolehkan untuk melakukan pelonggaran-pelonggaran," tandas Saleh.
Live Update
Pada 5 November 2024, jutaan warga Amerika Serikat memberikan suara mereka untuk memilih presiden selanjutnya. Tahun ini, capres dari partai Demokrat, Kamala Harris bersaing dengan capres partai Republik Donald Trump untuk memenangkan Gedung Putih.
Updated 5 November 2024, 21:56 WIB
Aktifkan Notifikasi Breaking News Ini