PAN Sebut Candaan Zulhas soal Amin dan Tahiyat Juga Disampaikan Adi Hidayat
·waktu baca 4 menit

Sekjen PAN Eddy Soeparno menjelaskan maksud Ketum Zulkifli Hasan (Zulhas) terkait bacaan surat Al-Fatihah saat salat Magrib dan tahiyat akhir yang viral di media sosial.
Menurut Eddy pernyataan Zulhas adalah cerita tentang kondisi di masyarakat yang ditemuinya.
Salah satu contohnya adalah ketika bacaan salat diasosiasikan pada pasangan tertentu dalam Pilpres 2024. Dan ternyata hal yang sama juga disampaikan dalam sebuah video oleh ulama seperti Ustaz Adi Hidayat (UAH) dan Ustaz Abdul Somad (UAS).
"Misalnya ketika ada yang melafalkan Aamiin nanti justru dirujuk atau diasosiasikan dengan salah satu capres. Karena itu akhirnya memilih untuk melafalkan Aamiin dalam hati. Rupanya gejala unik ini juga pernah diceritakan oleh dua ulama kondang seperti Ustaz Adi Hidayat dan Ustaz Abdul Somad sebelumnya," kata Eddy, Rabu (20/12).
Eddy menegaskan bahwa tidak ada niat dari Zulhas menyampaikan humor yang dibuat-buat, apalagi melecehkan agama Islam.
"Pak Zulhas hanya menyampaikan cerita yang ia dengar dan temukan di masyarakat. Jadi bukan sesuatu yang mengada-ada apalagi melecehkan," tutur dia.
Sama sekali tidak dan karenanya harus diluruskan, karena kami menduga telah dikemas dan diviralkan secara negatif oleh oknum-oknum tertentu," kata Eddy.
Dia mengatakan pernyataan Zulhas tersebut harus dilihat secara berimbang dan objektif, apalagi dua ulama besar di Indonesia juga pernah menceritakan fenomena yang sama ke publik sebelumnya.
"Tidak tepat kalau pernyataan Pak Zul itu ditarik dalam konteks sebuah penistaan. Mari kita jaga agar suhu politik yang semakin dinamis saat ini tidak diinjeksi oleh hasutan dan hoaks dari pihak-pihak yang bermaksud mengganggu pesta demokrasi kita," tutup Wakil Ketua Komisi VII DPR itu.
Candaan Zulhas di Forum APPSI
Zulhas berkelakar terkait bacaan surah Al-Fatihah saat salat Magrib dan tahiyat akhir saat membuka acara Rakernas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Menhan sekaligus Ketum Gerindra Prabowo Subianto adalah Pembina APPSI. APPSI menyatakan dukungannya pada paslon Prabowo-Gibran.
Di hadapan ratusan peserta, Zulhas bercanda kini ada masyarakat yang diam saja setelah surat Al-Fatihah dibacakan saat salat Magrib — seharusnya langsung membaca Aamiin sesuai sunah.
"Saya keliling daerah, Pak Kiai, sini aman, Jakarta nggak ada masalah. Yang jauh-jauh ada lho yang berubah. Jadi kalau salat Magrib baca wa ladhdhalliin, baca Al-Fatihah, wa ladhdhalliin, ada yang diem sekarang, Pak. Ada yang diem, loh kok lain," ujar Zulhas, Selasa (19/12), disambut tawa hadirin.
Menurutnya, orang-orang yang terdiam usai bacaan wa ladhdhalliin itu karena mereka cinta pada capres Prabowo Subianto.
Ada yang diam sekarang banyak, saking cintanya sama Pak Prabowo itu," klaim Zulhas.
Tak hanya itu, Zulhas juga mencontohkan kini banyak orang yang ketika gerakan tahiyatul akhir dalam salat menunjukkan dua jari.
"Itu kalau tahiyatul akhir awalnya gini (acungkan satu jari) sekarang jadi gini (acungkan dua jari)," kata Zulhas disambut tawa peserta rakernas.
AMIN dan salam satu jari (jari telunjuk mengacung) merupakan kekhasan dari pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, rival Prabowo-Gibran yang diusung Zulhas dkk. Sedangkan Prabowo-Gibran terkenal dengan salam dua jari (jari telunjuk dan jari tengah).
Candaan UAS
Candaan UAS yang dimaksud Sekjen PAN Eddy Soeparno disampaikan saat UAS berbincang dengan capres 01 Anies Baswedan yang berslogan AMIN. Petikan video ini juga tersebar di medsos.
“Sekarang di beberapa kantor itu, [ketika membaca Al-Fatihah sudah sampai ayat] ghairil maghduubi 'alaihim wa ladhdhalliin, sudah takut bilang Amin," kata UAS sambil tertawa.
"Jangan-jangan tasyahud [tahiyat] pun sekarang sekarang begini aja," kata UAS sambil meletakkan tangan kanannya ke lutut dengan jemari menggenggam [seharusnya mengacungkan jari telunjuk], masih disertai tawa. UAS adalah pendukung Anies dalam Pilpres 2024.
Candaan UAH
Sedangkan candaan UAH disampaikan saat dia mengisi sebuah acara untuk ASN. Dalam video yang tersebar di medsos, UAH selain menyinggung soal tahiyat, juga menyinggung soal bacaan aamiin.
"Suatu tempat saya imami, saya baca Al-Fatihah, ghairil maghduubi 'alaihim wa ladhdhalliin…Yang bukan [pendukung] pasangan paslon 1 nggak mau keluar aminnya…[tapi membaca] ehhmm …gitu," kata UAH disambut tawa hadirin.
