Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.92.0
PAN Soal Kans Usung Anies di Pilkada Jakarta: Belum Tentu Dia Daftar
21 Mei 2024 17:37 WIB
·
waktu baca 2 menitADVERTISEMENT
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Daulay mengaku terbuka untuk mengusung Anies Baswedan membuka apabila kembali maju menjadi bakal calon gubernur (cagub) Jakarta 2024.
ADVERTISEMENT
Saleh mengatakan, partainya tidak menutup pintu bagi siapa pun yang maju di Pilkada Jakarta. Termasuk, kata dia, Anies yang juga sebagai bakal calon petahana.
"Yang jelas kita tidak pernah menutup pintu bagi siapa pun untuk maju. Kita akan memilih yang terbaik di DKI," kata Saleh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/5).
Namun demikian, Saleh menyatakan nama Anies masih dalam tahapan evaluasi. Sebab, bisa saja nantinya mantan kandidat pemilihan presiden (pilpres) 2024 itu tidak mendaftarkan diri ke PAN.
"Nanti kita kan evaluasi semua kan belum jangan-jangan Anies-nya enggak daftar di PAN. Ya kan kita enggak tau, lihat dulu. Mudah-mudahan kalau daftar semua tentu semua yang daftar pasti dievaluasi dikasih proporsi yang sama," ungkapnya.
Lebih lanjut, Saleh mengaku pihaknya tidak tahu apakah sudah ada pembicaraan Anies dengan DPP PAN untuk maju di Pilkada Jakarta 2024. Namun, bisa saja komunikasi sudah dilakukan secara informal dengan petinggi PAN.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, ia menyatakan saat ini PAN masih fokus untuk mendorong kadernya maju di Pilkada Jakarta. Sejumlah nama yang digodok adalah Zita Anjani, Pasha Ungu, Eko Patrio dan Uya Kuya.
"Kalau bisa tentu kader PAN pasti kader PAN yang diutamakan. Namanya partai ngapain kita mendorong orang lain kalau kader kita sendiri mampu gitu yang kita dorong," katanya.
"Mudah-mudahan bisa bersinergi bisa berduet dengan yang lain yang potensial nah harapannya seperti itu dan terbuka kok masih. Di DKI masih sangat dinamis menurut saya karena salah satu yang akan disorot dalam pilkada nasional saya kira adalah salah satunya DKI Jakarta," tandas dia.