Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
PAN soal MK Batalkan Kemenangan Istri Mendes: Aneh, Tak Khawatir PSU
25 Februari 2025 9:37 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, merespons putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatalkan kemenangan istri Menteri Desa (Mendes) Yandri Susanto, Ratu Zakiyah, di Pemilihan Bupati Serang.
ADVERTISEMENT
Saleh menilai putusan itu aneh dan janggal. Pasalnya, selisih suara antar pasangan di dalam pilkada itu sangat jauh. Menurutnya, tidak mungkin rasanya ada pelanggaran yang bersifat TSM.
"Masyarakat tahu bahwa pasangan Ratu-Najib jauh unggul di atas pasangan lawan. Ratu Najib kemarin mendapatkan suara 598.654 suara, sedangkan lawannya hanya memperoleh 254.494 suara. Pasangan Ratu-Najib unggul lebih dua kali lipat," kata Saleh kepada wartawan, Selasa (25/2)
Saleh menyayangkan kemenangan Ratu Zakiyah dianulir MK. Kemenangan itu disebut sangat dipengaruhi oleh Yandri Susanto, Suami Ibu Ratu Zakiyah, yang menjabat sebagai menteri Desa. Padahal, kata Saleh, dalam pilkada di Kabupaten Serang Yandri tampil hanya seadanya dan tidak pernah kampanye secara terbuka.
"Mas Yandri itu tahu UU Pemilu. Beliau itu, ikut membahas UU tersebut. Tidak hanya itu, beliau bahkan adalah wakil ketua pansusnya di kala itu. Jadi aneh betul kalau keberadaan beliau sebagai menteri malah dianggap sebagai dasar untuk menganulir kemenangan pasangan Ratu-Najib," ucap dia.
Namun demikian, Saleh menegaskan, PAN memahami situasi dan dinamika yang ada. Ia berharap, masyarakat tetap konsisten dan solid mendukung pasangan Ratu-Najib dalam pemilihan suara ulang (PSU).
ADVERTISEMENT
"PAN tidak khawatir dengan PSU. PAN yakin pasangan Ratu-Najib akan menang lagi. Masyarakat justru semakin antusias. Mereka sudah lama menunggu bupati dan wakil bupati baru. Tentu yang diharapkan adalah Ibu Ratu dan pak Najib" terangnya.
Lebih jauh, Saleh menegaskan pihaknya masih menyesalkan putusan MK untuk melakukan PSU yang akan menghabiskan uang dan waktu yang tak sedikit.
"Tapi memang tetap agak disesalkan. Sebab, dengan PSU di seluruh TPS, akan menghabiskan waktu dan uang yang tidak sedikit. Penyelenggara harus bekerja keras lagi memfasilitasi penyelenggaraan pilkada. Regenerasi kepemimpinan di Serang akan lambat karena terkendala PSU," tandasnya.