PAN soal Zulkifli ke Istana: Mungkin Sampaikan Tak Lagi Dukung Jokowi

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yandri Susanto Ketua DPP PAN (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Yandri Susanto Ketua DPP PAN (Foto: Fahrian Saleh/kumparan)

Ketua DPP PAN Yandri Susanto menilai, kedatangan Ketum PAN Zulkifli Hasan ke Istana Negera menemui Presiden Joko Widodo bukan untuk membahas pilpres tapi dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR.

“Biasa kalau Bang Zul ke sana. Ya sebagai Ketua MPR saja,” kata Yandri di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/8).

Menurut Yandri, tak menutup kemungkinan Zulkifli berbicara dengan Jokowi terkait politik. Namun, kata dia, pembicaraan politik yang disampaikan Zulkifli kepada Jokowi terkait dinamika internal PAN jelang pendaftaran capres.

“Ya mungkin Bang Zul kalau pun menyampaikan itu (dinamika pilpres) menyiapkan peta di PAN ya, karena besok lusa ada rakernas pasti mengambil keputusan,” ujar Yandri.

Bahkan, menurut Yandri, bisa jadi Zulkifli menyampaikan ke Jokowi bahwa PAN tidak akan bersama koalisi pemerintah. “Keputusan itu bisa jadi tidak bersama-sama Pak Jokowi, mungkin Bang Zul akan menyampaikan itu juga,” tutur Yandri.

Yandri masih yakin PAN akan tetap mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Namun, keyakinan itu pun disertai syarat.

“Peta sudah jelas ya, kita insyaallah ke Prabowo kalau dari peta yang ada. Tapi sekali lagi ada syaratnya, yaitu kita tetap mendorong Bang Zul. Kalau tidak itu kita tetap minta ke Pak Prabowo tidak ngambil (cawapres dari) partai lain,” tutupnya.