Pangeran MBS di Gedung Putih Disambut F-35, Pesawat Siluman yang Akan Dibelinya
·waktu baca 2 menit

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman atau Pangeran MBS menerima sambutan hangat nan mewah di Gedung Putih dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kunjungan bersejarah ini menekankan hubungan yang semakin erat antara Riyadh dan Washington.
Al-Jazeera melaporkan, Gedung Putih benar-benar menggelar karpet merah untuk MBS pada hari Selasa (18/11). Trump menyambutnya dengan upacara yang menampilkan grup musik marching band, pasukan berkuda pembawa bendera, dan penerbangan lintas udara militer (military flyover).
Armada udara yang melintas adalah tiga pesawat tempur F-35 Lightning II dan 3 pesawat tempur F-15.
“Jet-jet F-35 terbang melintasi Gedung Putih untuk menyambut Putra Mahkota Arab Saudi,” tulis asisten khusus Trump, Margo Martin, di akun X.
Dia mengunggah video penyambutan Trump terhadap MBS dan F-35 yang terbang melintas.
Kehadiran F-35 ini penting, mempertegas sinyal hijau Trump untuk menyetujui penjualan pesawat siluman canggih itu kepada Arab Saudi.
Di bawah MBS, Saudi berambisi memodernisasi militernya secara besar-besaran, termasuk mengajukan pembelian 48 unit F-35 kepada AS. Sebelumnya, Saudi telah mengakuisisi sejumlah alutsista dari Paman Sam, termasuk sistem rudal pertahanan udara Patriot dan THAAD.
Penjualan F-35 ini menjadi isu sensitif karena dinilai akan mengganggu keunggulan militer Israel — sekutu kuat AS — di Timur Tengah. Sejauh ini, baru Israel yang memiliki pesawat tempur itu.
Muncul laporan, Israel menekan AS agar penjualan F-35 dibarengi dengan syarat menormalisasi hubungan Saudi dengan Israel.
Namun, dalam pembicaraan dengan Trump di Gedung Putih, MBS menegaskan pengakuan pada kemerdekaan Palestina menjadi syarat mutlak pembukaan hubungan Saudi dengan Israel.
Adapun F-35 Lightning II adalah jet tempur multiperan (multirole fighter) generasi kelima yang dikembangkan oleh Lockheed Martin, AS. Pesawat ini dikenal dengan kombinasi unik dari kemampuan siluman (stealth), kecepatan supersonik, dan teknologi fusi sensor tingkat tinggi.
Penyambutan Mewah
Al-Jazeera juga melaporkan, sambutan ramah dan mewah terhadap MBS adalah tanda bahwa Trump mendukung visi Timur Tengah baru, yang utamanya didorong oleh investasi dan aliansi Amerika Serikat dengan sekutunya, terutama Arab Saudi.
Setelah MBS tiba melalui Portico Selatan, ia dan Trump menerima pertanyaan dari wartawan di Oval Office. Kedua pemimpin tersebut berbicara tentang peluang bisnis, perdamaian, kecerdasan buatan, dan bisnis teknologi.
