Pangkalan Militer di Doha Diserang, Seberapa Dekat Hubungan Iran-Qatar?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rudal pencegat ditembakkan, setelah angkatan bersenjata Iran mengatakan bahwa mereka menargetkan pangkalan Al-Udeid dalam serangan rudal, seperti yang terlihat dari Doha, Qatar, Senin (24/6/2025). Foto: Stringer/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Rudal pencegat ditembakkan, setelah angkatan bersenjata Iran mengatakan bahwa mereka menargetkan pangkalan Al-Udeid dalam serangan rudal, seperti yang terlihat dari Doha, Qatar, Senin (24/6/2025). Foto: Stringer/REUTERS

Iran menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Qatar sebagai balasan serangan Washington terhadap tiga fasilitas nuklir di Iran. Iran sebelumnya memang mengancam akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Dengan serangan Iran ke pangkalan militer AS di Qatar, sebetulnya seperti apa hubungan antara Iran dan Qatar?

Dikutip dari Iran International, Selasa (24/6), kedua negara mayoritas penduduknya beragama Islam. Kepemimpinan di Qatar didominasi Sunni, sementara Iran dipimpin oleh Syiah.

Hubungan Qatar dengan Iran -- yang menentang AS, dianggap sebagai penyeimbang hubungannya dengan Barat. Sementara bagi Iran, hubungannya dengan Qatar memberikan dorongan diplomatik di forum internasional, membantu mereka menghindari isolasi Barat yang semakin meningkat.

Qatar dan Iran juga cukup dekat di bidang ekonomi. Hal ini terlihat dari kesepakatan kedua negara untuk memperluas kerja sama ekonomi dan perdagangan. Contoh nyata terlihat dari kesepakatan kedua negara untuk membangun terowongan bawah laut terpanjang di dunia yang menghubungkan Qatar dan Iran, serta pertukaran mata uang bersama yang dirancang untuk menghindari sanksi internasional dan merampingkan transaksi keuangan.

Perbedaan Kekuatan Militer Iran dan Qatar

Tentara Iran mengikuti parade militer dalam upacara memperingati hari tentara tahunan negara itu di Teheran, Iran, Rabu (17/4/2024). Foto: Atta Kenare/AFP

Di sisi lain, sebagaimana dikutip dari Mideast Journal, Qatar cukup waspada dengan kekuatan militer Iran yang memiliki 1,2 juta tentara aktif dan cadangan. Personel militer Qatar hanya di kisaran 87 ribu saja. Iran memiliki 25 kapal selam, sementara Qatar tidak punya satu pun.

Kurangnya kemampuan logistik maritim Qatar jadi kerentanan utama negara kaya di Teluk Arab itu. Sebab, Qatar sangat bergantung pada ekstrasi dan ekspor maritim Gas Alam Cair (LNG) untuk sebagian besar pendapatan ekspornya.

Sementara, Iran memiliki jaringan proksi yang canggih di Timur Tengah. Kepemilikan jaringan proksi Qatar sampai sekarang masih samar.

Qatar menyadari kesenjangan ini pada Desember 2025 ketika milisi Irak yang didukung Iran menculik 28 anggota kelompok pemburu kerajaan Qatar di Irak. Mereka pada akhirnya dibebaskan setelah Qatar membayar uang tebusan. Qatar diperkirakan membayar tebusan total USD 425 juta. Bahkan, ada yang menyebut Qatar membayar tebusan USD 1 miliar.

Tetap Erat Meski Ada Upaya Hubungan Dirusak

Presiden Iran Hassan Rouhani (kanan) dan Emir dari Qatar Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa Al-Thani, memberikan konferensi pers di Teheran, Iran. Foto: Iran Presiden Website / via REUTERS

Sempat ada upaya untuk merusak hubungan Iran dan Qatar. Namun, usaha itu gagal. Salah satu upayanya adalah lewat blokade laut, darat, dan udara oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir pada tahun 2017.

Selama blokade, Iran menyediakan jalur hidup yang penting bagi hubungan Qatar dengan dunia. Iran juga meningkatkan ekspornya ke Qatar selama blokade, khususnya untuk makanan.

Blokade itu berakhir pada Januari 2021. Itu pula yang membuat Qatar tetap menjaga hubungan baiknya dengan Iran hingga saat ini.

Meski demikian, kedua negara tetap memiliki perbedaan. Iran tidak suka negara mana pun jadi tuan rumah pangkalan militer AS -- Qatar jadi tuan rumah al-Udeid, pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah.

Meski demikian, keduanya sejalan dalam mendukung Hamas. Ada kemungkinan kerja sama Iran dan Qatar diperluas dalam hal berbagi informasi intelijen.