kumparan
20 Agu 2018 20:50 WIB

Panglima TNI Beri Joni Beasiswa Rp 1 Juta per Bulan Hingga Lulus SMA

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berikan beasiswa kepada si pemanjat tiang bendera, Senin (20/8/18). (Foto: Puspen TNI)
Aksi heroik Johannes Adekalla atau Joni, bocah SMP di Atambua, Nusa Tenggara Timur yang nekat memanjat tiang bendera untuk memperbaiki tali saat pengibaran merah putih saat Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018 di Belu Nusa Tenggara Timur (NTT), menuai perhatian luas.
ADVERTISEMENT
Bahkan, berbagai pihak berlomba-lomba memberikan Joni hadiah karena aksinya menjadi viral di dunia maya. Tak ketinggalan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono.
Panglima TNI memberikan bea siswa dalam bentuk tabungan Rp 1 juta perbulan hingga lulus SMA kepada Joni yang kini duduk di kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Silawan, Atambua.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berikan beasiswa kepada si pemanjat tiang bendera, Senin (20/8/18). (Foto: Puspen TNI)
Penyerahan bea siswa dilaksanakan di ruang tamu Panglima TNI Subden Mabes TNI Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (20/8/). Pada kesempatan itu, Hadi berpesan kepada Joni untuk mempunyai semangat yang tinggi agar cita-citanya menjadi tentara tercapai.
“Kalau kesehatan bagus, jasmani bagus, akademik bagus dan psikologi bagus bisa masuk Akademi Militer, menjadi Letnan Dua,” kata Hadi dalam keterangan persnya.
ADVERTISEMENT
Selain orang tua Joni, Hadi juga meminta agar Dandim 1605 Belu, yang bertugas di tempat kelahiran Joni, agar selalu memonitor perkembangan Joni dari masa ke masa.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berikan beasiswa kepada si pemanjat tiang bendera, Senin (20/8/18). (Foto: Puspen TNI)
“Untuk itu, saya minta orang tua turut mengawasi dan juga saya perintahkan kepada Dandim 1605 Belu untuk memonitor, membimbing fisik dan kesehatan Joni agar cita-citanya terwujud,” ujar Hadi.
Sebelumnya, Joni datang ke Jakarta diundang oleh Presiden Jokowi menyaksikan pembukaan Asian Games 2018 di Gelora Bung Karno di kursi VIP.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan