Panglima TNI Minta Perwira Muda Adaptif Hadapi Perubahan: Perang Makin Canggih

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta personel TNI, khususnya perwira muda, bersiap menghadapi perubahan.
Menjelang HUT ke-81 TNI, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penyesuaian doktrin dan latihan dengan perkembangan teknologi peperangan.
“Ya kalau visinya kan “TNI Kuat Bersama Rakyat”, ya. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, ya. Jadi saya mengharapkan di usia yang ke-81 ini TNI makin profesional, sesuai dengan visi misi saya: PRIMA: profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis yang sekarang kalau lihat peperangannya sudah semakin canggih ya,” Agus saat ditemui di Monas usai mengikuti TNI Run, Minggu (20/9).
“Kita akan menuju ke sana tapi kita harus meningkatkan sumber daya manusia yang bagus, latihannya juga harus.. ya harus harus mau ya, mau ada perubahan-perubahan,” tambahnya.
Agus secara khusus meminta generasi muda TNI tidak menutup diri terhadap perubahan, termasuk dalam doktrin dan latihan.
“Jadi saya mengajak generasi-generasi muda, khususnya perwira muda TNI untuk menjadi perwira yang mau berubah ya, secara doktrin, latihan, dan sebagainya,” ujarnya.
Pesan tersebut disampaikan Agus dalam rangkaian kegiatan menuju puncak HUT ke-81 TNI yang akan digelar pada 5 Oktober 2026 di Monas. Dalam puncak acara tersebut, TNI akan menggelar upacara, peresmian satuan baru, parade dan defile pasukan serta alutsista, hingga demo gabungan.
Rangkaian HUT ke-81 TNI diisi kegiatan olahraga, bakti sosial, bakti kesehatan, serta pameran alutsista di sejumlah wilayah.
