Panglima TNI: Pakai Masker Harga Mati, Tak Pakai Masker Bisa Mati

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Menkes Budi Gunadi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melanjutkan peninjauan ke sejumlah posko PPKM Mikro di Jakarta. Kali ini, mereka datang ke Marunda dan Kapuk Muara, Jakarta Utara, Rabu (23/6).
Saat tiba di lokasi, Panglima TNI, Kapolri dan Menkes langsung berdialog dengan Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Kelurahan dan Kepala Puskesmas wilayah Kelurahan Marunda untuk memastikan pengecekan PCR kepada warga.
“Bila ada warga yang Orang Tanpa Gejala (OTG) atau terpapar COVID-19, pengecekan harus menggunakan PCR, jadi harus ada tes PCR,” kata Hadi dalam keterangannya, Rabu (23/6).
Saat di Marunda, Hadi menjelaskan bahwa 4 pilar harus bersinergi untuk menegakkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan, termasuk penggunaan masker.
“4 Pilar (TNI, Polri, Pemda dan Dinkes) harus bersinergi guna menangani dan menekan kasus COVID-19 di wilayah, dan tetap tegakkan disiplin protokol kesehatan, termasuk melaksanakan 3 T (Testing, Tracing, Treatment),” lanjut Hadi.
Hadi memerintahkan kepada para petugas di lokasi untuk melakukan penanganan secara maksimal. Apabila ada yang terindikasi gejala COVID-19, puskesmas setempat harus mampu melayani penyisiran dengan cepat seperti isolasi mandiri, isolasi terpusat, dukungan obat-obatan dan tenaga kesehatan.
Pakai Masker Harga Mati, Tidak Pakai Masker Bisa Mati.
--Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, tidak ada RT zona merah di Kapuk Muara maupun di Marunda. Ada 2 RT yang masuk zona oranye di Kapuk Muara, sedangkan di Marunda ada sejumlah RT yang masuk zona kuning.
