Panglima TNI Ungkap Isi Arahan Tertutup Prabowo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran memeriksa kesiapan pasukan saat Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Minggu (10/8/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran memeriksa kesiapan pasukan saat Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Minggu (10/8/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada prajurit TNI secara tertutup di Pusdiklatpassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8).

Pengarahan diberikan setelah Prabowo melantik Wakil Panglima TNI hingga memberikan bintang jenderal kehormatan dalam upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan isi arahan dari Prabowo.

“Ya seorang Bapak kepada anaknya pasti memberikan petuah-petuah untuk dijalankan dengan baik, jadilah pemimpin yang baik, rawat anggota dengan baik, jadi pemimpin yang baik,” kata Agus kepada wartawan di Batujajar.

Agus menuturkan, Prabowo mengapresiasi prajurit yang telah melakukan upacara dengan lancar, mulai dari prosesi upacara hingga penampilan demontrasi prajurit dan pawai defile.

“Berikan apresiasi yang sangat tinggi kepada para prajurit karena sudah melakukan kegiatan dengan baik,” ujar Agus.

Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta jajaran memeriksa kesiapan pasukan saat Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Minggu (10/8/2025). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Sementara Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan, Prabowo memberi amanat TNI harus lebih profesional.

“Beliau ingin membangun kekuatan TNI sehingga negara negara Indonesia itu terhormat di dunia internasional. Kita tidak ingin dijajah, kita juga harus kuat, kita harus bisa berpengaruh di mata dunia,” ujar Kristomei.

“Beliau menyampaikan tentang bagaimana seharusnya seorang prajurit TNI itu bahwa kita harus siap berkorban untuk bangsa dan negara. beliau juga memberikan semangat bahwa TNI harus profesional,” tambahnya.