Panglima TNI Ungkap Jokowi Sudah Beri Tahu Rencana Pembentukan Angkatan Siber

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersiap mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2024). Foto: Rivan Awal Lingga/ANTARA FOTO

Panglima TNI Agus Subiyanto mengungkapkan Presiden Jokowi telah memerintahkan untuk mengkaji terkait dibentuknya badan khusus untuk ketahanan siber Indonesia.

“Saya sudah diberitahu oleh Pak Presiden untuk, kemarin juga dari MPR waktu pidato untuk membuat angkatan siber,” kata Agus kepada wartawan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).

Agus menyebut, saat ini TNI memang sudah ada satuan siber. Namun, ia menyebut memang perlu pengoptimalan lebih lanjut.

Ia menilai, kebutuhan keamanan siber itu akan lebih banyak diambil dari sipil karena kompetensinya. Sedangkan, untuk tiga matra TNI saat ini lebih berfokus pada pertahanan dan keamanan fisik.

“Siber itu memang bergantung dengan SDM itu yang saya prioritaskan, rekrutmen dari orang sipil yang memang punya kemampuan IT,” ungkapnya.

“Akan kita buat pusat siber di mabes ada di angkatan-angkatan ada pendidikannya ada. Tinggal SDM-nya harus rekrut dari anak-anak yang keluaran SMA atau universitas,” sambungnya.

Sebelumnya, usulan pembentukan matra baru ini diutarakan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat pidato di sidang tahunan 16 Agustus 2024 lalu

Sebab menurutnya, kemampuan negara masih lemah dalam mempertahankan ketahanan siber. Salah satunya saat diretasnya Pusat Data Nasional (PDN) yang menyerang Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) beberapa waktu lalu. Akibat peretasan itu, sejumlah sektor pelayanan publik lumpuh.

“Sudah saatnya Indonesia segera mempersiapkan pembentukan matra ke-IV Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan menghadirkan Angkatan Siber. Kehadirannya untuk memperkuat tiga matra yang sudah ada, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara,” kata Bamsoet.