Panglima TNI Video Call Prajurit di Perbatasan Palestina, Tanya Situasi Terkini

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto teleconference dengan Satgas Kesehatan di Gaza, Palestina, Minggu (21/9/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto teleconference dengan Satgas Kesehatan di Gaza, Palestina, Minggu (21/9/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Panglima TNI Agus Subiyanto melakukan video call dengan para prajurit yang tengah bertugas dalam misi kemanusiaan untuk Gaza, Palestina, Minggu (21/9).

Momen ini terjadi di sela-sela pameran Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) di Monas. Saat itu Agus melakukan video call untuk bertanya situasi terkini prajuritnya yang tengah bertugas, termasuk Palestina.

"Saya di Monas beserta Bapak Kasad, Kasau, dan Bapak Kasal dan ada juga semua PJU yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya sedang melaksanakan kegiatan pameran alutsista dan baksos," kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Agus pun meminta Komandan Satgas (Dansatgas), Kolonel Ckm Komang Agus Wirawan, yang memimpin pasukan kemanusiaan itu untuk menyampaikan situasi terkini dan tantangan yang dihadapinya.

Komang lalu melaporkan bahwa personel yang bertugas di Gaza, Palestina, berjumlah 25 orang.

"Personel kami yang ada di Gaza, Palestina berjumlah 25 orang dengan 6 dokter spesialis, 13 perawat, dan nakes lainnya jumlahnya 6 orang. Sementara kami berada di floating hospital El Aris, Mesir, berbatasan dengan Gaza kurang lebih 40 km jarak kami dengan Gaza," kata Komang.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto teleconference dengan Satgas Kesehatan di Gaza, Palestina, Minggu (21/9/2025). Foto: Haya Syahira/kumparan

Komang lalu menceritakan tugas pokok personel dalam misi kemanusiaan ini adalah memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Palestina yang menjadi korban konflik.

Panglima TNI lalu bertanya apa saja masalah atau masalah yang terjadi selama bertugas.

"(Apa) Permasalahan yang paling banyak di sana?" tanya Panglima.

Komang kemudian mengungkapkan tantangan yang dihadapinya. Pasien yang ia rawat kebanyakan adalah korban ledakan bom yang memerlukan tindakan ortopedi lanjutan, seperti patah tulang kaki dan tangan.

"Kami melanjutkan tindakan yang paling menonjol melakukan rehabilitasi medis berupa fisioterapi pasca-operasi. Selama ini jumlah pasien yang telah kami laksanakan kurang lebih 1.669 orang, kurang lebih selama satu bulan kami berada di Gaza," beber Komang.

Tank Harimau dipamerkan dipamerkan saat TNI Fair di Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (20/9/2025). Foto: Abid Raihan/kumparan

Agus pun berpesan agar Komang dan pasukan lain tetap menjalankan tugas kemanusiaan ini sambil mengirim pesan kepada seluruh prajurit yang bertugas.

"Sampaikan salam hormat saya kepada seluruh prajurit yang bertugas di Gaza. Jaga kesehatan, kami semua bangga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang ada di daerah konflik, membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa masalah," kata Agus.