Panitia Formula E Targetkan Perbaikan Atap Grand Stand Selesai Kamis 2 Juni

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja membongkar atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh untuk diperbaiki di Ancol, Jakarta, Minggu (29/5/2022).  Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja membongkar atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh untuk diperbaiki di Ancol, Jakarta, Minggu (29/5/2022). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Vice Managing Director Formula E, Gunung Kartiko, akhirnya memberikan klarifikasi mengenai ambruknya atap grand stand karena diterpa angin kencang Sabtu (28/5) lalu.

Ia mengatakan hanya ada satu grand stand yang terdampak dari total 9 grand stand yang ada di sirkuit. Ia juga mengatakan ambruknya atap sirkuit ini tidak berdampak lintasan.

“Jadi yang terangkat dan jatuh hanya atap grandstand dan dari 9 grandstand, hanya satu yang mengalami kerusakan. Tidak ada struktur yang rusak, dan tidak ada material yang salah atau tidak kuat. Ini murni karena angin yang kencang dan mengangkat atap salah satu tribun," kata Gunung dikutip dari keterangan tertulis, Senin (30/5).

Pekerja membongkar atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh untuk diperbaiki di Ancol, Jakarta, Minggu (29/5/2022). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Insiden ambruknya atap tempat duduk penonton mendekati puncak acara pagelaran Jakarta E-Prix menjadi perhatian pihak penyelenggara, khususnya FEO (Formula E Operation).

Untuk mengejar target pembangunan detail sirkuit sekaligus perbaikan atap grandstand, FEO menargetkan keseluruhan pengerjaan akan rampung tepat 2 hari sebelum balapan digelar.

“Adapun perbaikannya diperkirakan selesai di Hari Kamis mendatang,” jelas Gunung.

Pekerja membongkar atap tribun penonton sirkuit Formula E yang roboh untuk diperbaiki di Ancol, Jakarta, Minggu (29/5/2022). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Event Operation Formula E Operation, Gemma Roura Serra mengatakan, proses pembangunan sirkuit Jakarta E-Prix ini sebenarnya sudah sesuai dengan target waktu pengerjaan yang ditetapkan oleh FEO.

Sehingga merupakan sebuah hal yang wajar ketika pembangunan sirkuit masih dikerjakan walaupun sudah mendekati perlombaan.

“Kondisi saat ini normal saja, tidak jauh berbeda dengan negara lain. Sekali lagi karena ini merupakan street race, maka memang semua persiapan dipastikan pada dua atau tiga hari sebelum acara. Jadi, saat ini semua persiapan sudah sesuai dengan jadwal,” tutur Gemma.