Panitia Night Ride Sempat Ajukan Izin, Polisi Tak Keluarkan karena Bikin Macet

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kelompok pemotor kumpul hingga menyebabkan kemacetan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (25/7/2026) dini hari. Foto: X/ @TMCPoldaMetro
zoom-in-whitePerbesar
Kelompok pemotor kumpul hingga menyebabkan kemacetan di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Sabtu (25/7/2026) dini hari. Foto: X/ @TMCPoldaMetro

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan pihaknya menolak untuk mengeluarkan surat izin yang disampaikan oleh panitia penyelenggaraan night ride di kawasan Bundaran HI hingga Jalan MH Thamrin pada Jumat (24/7) malam karena dinilai akan menimbulkan kemacetan.

"Pihak panitia mengajukan izin keramaian ke Polsek Menteng untuk kegiatan di Jl Thamrin, namun Polsek Menteng tidak mengeluarkan izin keramaian dengan alasan kegiatan tersebut akan menimbulkan kepadatan arus lalu lintas," kata Erlyn saat dikonfirmasi, Sabtu (25/7).

Erlyn menjelaskan, acara tersebut murni diselenggarakan oleh sebuah klub motor bernama 'Speed Tuning' dan mengundang selebgram Willie Salim untuk ikut hadir di lokasi.

"Yang menyelenggarakan dari kelompok 'Speed Tuning'. Kalau Willie Salim hanya diundang," kata ujarnya.

Meski izin tak diterbitkan, gerombolan pemotor tetap tumpah ruah dan berhenti di sepanjang jalan kawasan Bundaran HI hingga MH Thamrin dan menyebabkan kemacetan cukup parah. Polsek Menteng pun langsung turun tangan ke lokasi untuk membubarkan massa.

Erlyn mengatakan, polisi tidak melakukan penahanan maupun memberikan sanksi khusus kepada panitia maupun peserta. Mereka hanya diminta meninggalkan lokasi demi kelancaran lalu lintas.

Ilustrasi Macet. Foto: Antara/Risky Andrianto

"Pada saat itu juga Kapolsek Menteng dan anggota bergerak untuk menghimbau warga pemotor yang berhenti di bahu jalan agar segera meninggalkan objek tersebut," jelas Eryln.

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry S. Utomo juga memastikan para pemotor yang memenuhi kawasan depan Sarinah hingga Bundaran HI tersebut bertujuan untuk membuat konten bersama seorang selebgram.

Akibat kegiatan yang tak berizin tersebut, lalu lintas di kawasan pusat Jakarta itu sempat mengalami kemacetan sebelum akhirnya sekitar pukul 01.00 WIB massa membubarkan diri masing-masing usai diimbau oleh petugas kepolisian.