Pansus IKN ke BSD-Kaltim Pekan Ini, Belajar Smart City dan Serap Aspirasi Warga

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Titik nol Ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto: Arifin Asydhad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Titik nol Ibu kota baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto: Arifin Asydhad/kumparan

Panitia Khusus Ibu Kota Negara (Pansus IKN) DPR RI pekan ini akan melakukan peninjauan ke lokasi calon ibu kota Kalimantan Timur, Alam Sutera, hingga Bumi Serpong Damai (BSD).

Ketua Pansus IKN Fraksi Golkar Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan, pihaknya bakal mendengarkan aspirasi masyarakat Kaltim terkait IKN. Serta membandingkan konsep smart city yang diterapkan Alam Sutera dan BSD untuk bisa diadaptasikan di IKN.

"Besok sampai hari Minggu, pansus akan melakukan peninjauan ke lapangan. Pansus akan ke Kaltim, ke titik lokasi IKN dan ke BSD, Alam Sutera hari Minggu tanggal 16. Besok kami kan kunjungan ke Kaltim, persis di titik 0-nya," kata Doli usai menghadiri rapat Pansus IKN di Gedung DPR Senayan, Kamis (13/1).

"Kita mau lihat nanti, dan kita ketemu dengan anggota masyarakat di sana juga. Jadi besok ketemu dengan seluruh LSM yang atau kelompok masyarakat yang selama ini memberikan aspirasinya, kita akan ketemu besok semuanya. Kita ketemu Pemda, rapat 2 hari, Jumat sama Sabtu," imbuh dia.

Menurut Doli, selama ini BSD dinilai sukses dalam menerapkan smart city dan green city. Sehingga, BSD akan ditinjau Pansus IKN sebagai studi untuk menguatkan substansi-substansi dalam RUU IKN.

Pemandangan kawasan BSD City Tangerang saat naik Helikopter. Foto: Moh Fajri/kumparan

"Kita kan ini sekarang membangun ibu kota baru, kota baru. Kota baru ini kan disebut smart city kemudian sustainable city, green city. Kita juga harus melihat contoh-contoh di mana tempat-tempat yang sudah dikategorikan memenuhi slogan-slogan itu," ujar dia.

Doli melanjutkan, Presiden Jokowi dan sejumlah menteri juga sudah berkunjung ke Kaltim dan BSD. Kunjungan Pansus IKN ke Kaltim dan BSD pun dilakukan atas saran pemerintah.

"Pak Presiden dengan beberapa menteri sudah berkunjung ke sana, bahkan kemudian Pak Presiden sudah meminta lagi Pak Basuki dan Pak Mensesneg untuk kedua kalinya melihat, karena konsepnya dianggap bagus," jelas Doli.

"Nah, kemudian pemerintah juga mengusulkan supaya memang pansus juga mempunyai bayangan terhadap kota yang mau dibangun itu. Apalagi kita nanti sudah mau bicara soal master plan, itu nanti terkait dengan itu," tambahnya.

Menurut Doli, pihaknya tak akan mengunjungi lokasi lain untuk ditinjau. Setelah mengunjungi Kaltim dan BSD, Pansus IKN akan langsung melakukan rapat kerja bersama pemerintah, dengan harapan RUU IKN bisa disahkan di rapat paripurna pada 18 Januari mendatang.

Visualisasi desain Istana Negara di ibu kota baru. Foto: Bappenas/@suharsomonoarfa

"Udah cukup saya kira. Kita sudah ke lokasi. Besok kita lihat ke tempat itu. Nanti Senin kita bahas lebih panjang, mudah-mudahan, malam itu raker selesai, udah. Insyaallah [dibawa ke paripurna tanggal 18," tandas dia.

Hari ini, Pansus IKN melakukan rapat Panja dengan agenda mendengarkan hasil Timus dan Timsin RUU IKN. Mayoritas substansi sudah disepakati, kecuali terkait kelembagaan, pendanaan, pertanahan, dan master plan.

Sedianya, hari ini Pansus dijadwalkan juga menggelar rapat kerja bersama Menteri PPN/Bapennas, Menteri Keuangan, Menteri ATR, Menkumham, dan Mendagri. Namun raker diputuskan dilaksanakan pada Senin (17/1) setelah Pansus IKN meninjau Kaltim dan BSD.

Dalam rapat tersebut, DPR dan pemerintah menargetkan bisa menyetujui RUU IKN untuk disahkan di rapat paripurna pada 18 Januari 2022.