Pantun Bamsoet: Tak Jadi Kepala Negara, Prabowo Masih Bisa Berkuda

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prabowo Subianto menunggang kuda saat menghadiri kampanye di Jakarta.  Foto: AFP/ADEK BERRY
zoom-in-whitePerbesar
Prabowo Subianto menunggang kuda saat menghadiri kampanye di Jakarta. Foto: AFP/ADEK BERRY

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan sambutan saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dalam sambutannya, dia mengapresiasi kehadiran Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Izinkan kami menyampaikan apresiasi atas keputusan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno menerima keputusan hasil Pilpres 2019 dengan jiwa yang besar," kata Bamsoet di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

"Kata Pak Prabowo bersatu itu indah. Bersatu itu keren," imbuh dia.

video youtube embed

Mendengar ucapan Bamsoet, Prabowo dan Sandi pun tersenyum. Khusus Prabowo, dia terlihat memberikan gestur berterima kasih ke Bamsoet.

Setelah itu, politikus Golkar itu memberikan pantun khusus ke Prabowo. Dia menyinggung keteguhan hati Prabowo meski tak terpilih jadi Presiden 2019-2024.

Prabowo Subianto menunggang kuda saat menghadiri kampanye di Jakarta. Foto: AFP/ADEK BERRY

"Dari Teuku Umar ke Kertanegara. Dijamu nasi goreng oleh Ibu Mega. Meski Pak Prabowo tak jadi kepala negara. Tapi masih bisa berkuda dan lapang dada," ungkap Bamsoet yang disambut riuh para hadirin.

video youtube embed

---------------------------

Saksikan live streaming pelantikan Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024 di semua platform kumparan. kumparan bekerja sama dengan TVRI menayangkan proses pelantikan Jokowi-Ma’ruf, langsung dari Gedung DPR/MPR.