news-card-video
30 Ramadhan 1446 HMinggu, 30 Maret 2025
Jakarta
chevron-down
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

Para Calon Ketua Umum HIPMI 2022-2025 Temui Jokowi di Istana

22 September 2022 16:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Para calon Ketua Umum HIPMI sambangi Istana, Kamis (22/9). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Para calon Ketua Umum HIPMI sambangi Istana, Kamis (22/9). Foto: Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden
ADVERTISEMENT
Jajaran Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan dengan Jokowi dilakukan untuk melaporkan rencana Munas HIPMI XVII.
ADVERTISEMENT
Salah satu agenda krusialnya adalah pemilihan ketua umum pada awal Desember 2022 mendatang. Dalam pertemuan dengan Jokowi, tiga calon Ketua Umum HIPMI pun diperkenalkan.
Mereka di antaranya Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Bagas Adhadirgha, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP HIPMI Anggawira, dan Wakil Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari.
“Tiga calon ketua umum, semua masing-masing kader terbaik HIPMI dan semua di kepengurusan HIPMI dari tingkatan bawah sampai sekarang ini menjadi pengurus harian,” kata Ketua SC Munas XVII Hipmi, Dede Indra Permana Soediro kepada wartawan, Kamis (22/9).
Ia mengatakan, Presiden Jokowi berpesan agar para kandidat ketua umum berkompetisi secara sehat. Ketua Umum HIPMI yang baru diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menghadapi sejumlah tantangan ekonomi Indonesia ke depan.
ADVERTISEMENT
“Para calon ketua umum ini bagaimana bisa menggairahkan perekonomian bangsa Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, Sekjen BPP HIPMI sekaligus calon ketua umum, Bagas Adhadirgha, mengatakan bahwa tantangan ekonomi ke depan tidak mudah. Oleh karena itu, Indonesia membutuhkan pengusaha-pengusaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan perekonomian.
“Dalam tiga tahun ke depan, harapannya nanti akan mampu mencetak 1 juta pengusaha muda baru dalam rangka menyambut bonus demografi yang terjadi pada tahun 2030,” kata Bagas.
Lebih jauh, Bagas Adhadirgha menekankan, HIPMI sudah memiliki instrumen untuk menumbuhkan pengusaha-pengusaha muda yang baru. Di antaranya yakni program HIPMI perguruan tinggi dan program HIPMI akademi.
“Progam-program tersebut khusus diadakan untuk me-mentoring mereka yang ingin menjadi pengusaha muda. Ke depan, HIPMI hanya perlu pemimpin yang terus melakukan terobosan-terobosan, menstimulasi para pengusaha-pengusaha muda tersebut agar di masa terbaiknya Indonesia nanti, mereka bukan hanya jadi penonton namun justru mengambil peran utama sebagai pelaku,” tandas Bagas.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Ketum HIPMI Mardani H Maming kini ditahan KPK karena tersangkut kasus korupsi. Maming dijerat dugaan korupsi peralihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi dan produksi di Tanah Bumbu. Ia diduga menerima suap dalam proses peralihan tersebut.