Para Kiai Sepuh Jatim Bertemu di Ponpes Lirboyo, Minta Muktamar NU Digelar 2021

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bertemu di Lirboyo, para kiai sepuh minta Muktamar NU digelar tahun ini. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Bertemu di Lirboyo, para kiai sepuh minta Muktamar NU digelar tahun ini. Foto: Dok. Istimewa

Permintaan agar Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) bisa digelar pada tahun ini semakin menguat.

Muktamar ke-34 NU seharusnya digelar pada 22-27 Oktober 2020 di Lampung. Namun karena pandemi COVID-19, maka Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) memutuskan perubahan waktu Muktamar ke-34 NU menjadi Oktober 2021.

Terbaru, puluhan kiai sepuh di Jawa Timur menggelar pertemuan di Pesantren Lirboyo, Kediri, Senin (20/9). Mereka sepakat Muktamar NU sangat memungkinkan digelar tahun ini. Karena pertimbangan mendesak terkait agenda organisasi dan kondisi pandemi COVID-19 sudah terkendali.

Dalam pertemuan itu, hadir KH Anwar Mansyur dan KH Kafabihi Mahrus dari Pesantren Lirboyo; KH Mutawakil Allallah dari Pesantren Genggong Probolinggo; Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar; KH Ubaidillah Faqih dari Pesantren Langitan dan KH Safruddin Sarif dari Probolinggo.

Beberapa Gus juga hadir di antaranya Gus Kautsar dan Gus Fahim dari Pesantren Ploso; Gus Fahrurrozi dari Malang; Gus Abdus Salam Shohib dari Jombang dan Gus Athoillah Anwar dari Lirboyo.

Selain itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar dan Khatib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya juga hadir dalam pertemuan itu.

Namun, Miftachul dan Gus Yahya sempat sowan terlebih dahulu ke KH Nurul Huda Jazuli di Pesantren Ploso Kediri. Mereka diberi beberapa pesan khusus di agar terus menjadi sambungan antara PBNU dan kiai sepuh serta pesantren.

Bertemu di Lirboyo, para kiai sepuh minta Muktamar NU digelar tahun ini. Foto: Dok. Istimewa

Ketua PBNU Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul mengatakan, berkumpulnya puluhan kiai di Jawa Timur ini membahas isu seputar Muktamar ke-34 NU. Muktamar ke-34 akan digelar di Lampung.

“Kami membicarakan sejumlah hal terkait isu-isu seputar Muktamar NU,” kata Gus Ipul dalam keterangannya.

Menurut Gus Ipul, hasil pertemuan selama dua jam tersebut, para Kiai di Jatim memberikan masukan untuk ditindaklanjuti PBNU. Mereka sepakat, PBNU harus melaksanakan muktamar tahun ini.

“Sejalan dengan keputusan PWNU Jatim, kiai-kiai sepuh menginginkan muktamar bisa dilakukan 2021. Untuk itu, PBNU diminta mempersiapkan sebaik-baiknya Muktamar tahun ini. Ini semacam perintah bagi PBNU,” ucap Gus Ipul.

kumparan post embed

Gus Ipul yang juga merupakan Wali Kota Pasuruan itu mengatakan, alasan Muktamar NU harus digelar tahun ini demi menjaga agar kegiatan organisasi tetap berjalan normal.

Dalam sejarahnya, NU sudah melakukan muktamar pada keadaan normal mau pun genting. Berkaca dari pengalaman itu, maka PBNU harus menggelar muktamar tanpa ditunda-tunda lagi.

“Jadi tidak ada alasan untuk tidak menggelar muktamar dalam keadaan apa pun meskipun dalam pelaksanaannya perlu beradaptasi karena situasi pandemi COVID-19,” ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menuturkan, hasil pertemuan para kiai di Lirboyo akan segera disampaikan ke PBNU. Sehingga bisa menjadi rumusan kuat agar Muktamar NU bisa digelar tahun ini.