Para Petinggi Taliban Berkumpul di Kabul, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru
·waktu baca 2 menit

Salah satu pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar tiba di Kabul pada hari Sabtu (21/8) untuk pembicaraan tentang pembentukan pemerintah 'inklusif' baru di Afghanistan.
Kedatangan Baradar menyusul sejumlah pemimpin senior Taliban lainnya yang sudah terlihat di Kabul dalam beberapa hari terakhir, termasuk Khalil Haqqani - pria paling dicari di Amerika Serikat dengan hadiah USD 5 juta untuk kepalanya.
Seorang pejabat senior Taliban mengatakan kepada AFP bahwa Baradar akan bertemu dengan para pemimpin jihad dan politisi untuk pembentukan pemerintah yang inklusif.
Beberapa jam kemudian, akun media sosial pro-Taliban memperlihatkan Haqqani mengumumkan klaim bahwa Ahmad Massoud yang merupakan putra pejuang anti-Taliban paling terkenal di Afghanistan Ahmad Shah Massoud - telah 'menyatakan kesetiaan' kepada Taliban.
Diketahui, Massoud awal pekan ini meminta Amerika Serikat untuk memasok senjata ke gerakan perlawanannya di Lembah Panjshir, timur laut Kabul, dengan mengatakan dia ingin mengikuti jejak ayahnya Ahmad Shah Massoud.
Massoud belum mengeluarkan pernyataan terkait klaim dari Taliban ini.
Masih dikutip dari AFP, Haqqani juga dikabarkan telah bertemu dengan Gulbuddin Hekmatyar yang merupakan mantan saingan berat selama perang saudara yang brutal pada awal 1990-an, tetapi masih berpengaruh dalam politik Afghanistan.
Baradar tiba di Afghanistan Selasa lalu dari Qatar. Ia memilih untuk mendarat di kota terbesar kedua di negara itu Kandahar, tempat kelahiran spiritual Taliban.
Ditangkap di Pakistan pada 2010, Baradar ditahan sampai tekanan dari Amerika Serikat membuatnya dibebaskan pada 2018 dan dipindahkan ke Qatar. Setelahnya, dia ditunjuk sebagai kepala kantor politik Taliban di Doha.
Baradar adalah kepala bidang politik Taliban yang sangat berpengaruh. Baradar memimpin berlangsungnya perjanjian antara AS dengan Taliban pada Februari 2020 yang berisi kesepakatan penarikan pasukan AS dari Afghanistan.
Pada hari Jumat, Haqqani - paman dari wakil pemimpin Taliban Sirajuddin Haqqani - terlihat memimpin salat di sebuah masjid di Kabul.
Pemimpin kunci lain dari jaringan yang ditakuti - Anas Haqqani - juga berada di ibu kota dan telah bertemu dengan mantan presiden Hamid Karzai dan Abdullah Abdullah, yang memimpin proses perdamaian secara keseluruhan untuk pemerintahan sebelumnya.
