Parameter Politik Indonesia: Mayoritas Publik Setuju NU Jauhi Politik Praktis

Lembaga survei Parameter Politik Indonesia merilis hasil survei terkait potret sikap sosial, agama dan politik Nahdlatul Ulama (NU). Hasilnya menunjukkan mayoritas publik setuju NU menjauh dari politik praktis.
Berdasarkan paparan Parameter Politik Indonesia, sebanyak 11,5% responden menyatakan sangat setuju NU menjauh dari politik praktis. Sementara itu, 54,3% responden menyatakan setuju.
Di sisi lain, terdapat 20,3% responden yang menyatakan tidak setuju NU menjauh dari politik praktis. Kemudian, sebanyak 8,7% responden menyatakan sangat tidak setuju.
Dengan demikian, total responden yang menilai NU menjauh dari politik praktis mencapai 65,8%, sedangkan responden yang berpandangan sebaliknya mencapai 29%.
Metode Survei
Survei tersebut dilakukan Parameter Politik Indonesia dengan metode tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi. Survei berlangsung pada 20 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Dalam pelaksanaannya, responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa/kelurahan.
Parameter Politik Indonesia menggunakan metode penarikan sampel multistage random sampling dalam menentukan responden. Responden terpilih kemudian diwawancarai secara langsung melalui metode tatap muka atau face to face interview pada periode pelaksanaan survei.
