Partai Ummat soal Pengurus Daerah Mundur: Seleksi Alam agar Makin Solid

6 Oktober 2021 9:58 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ustaz Sambo tiba di Reskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (29/5). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ustaz Sambo tiba di Reskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (29/5). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Partai Ummat ditinggalkan sejumlah pengurus pusat hingga daerah di tengah persiapan menuju 2024. Mereka yang mundur termasuk dua loyalis Amien Rais yakni Agung Mozin dan Neno Warisman.
ADVERTISEMENT
Menanggapi itu, Sekretaris Majelis Syuro Partai Ummat, Ansufri Idrus Sambo atau Ustaz Sambo, mengatakan saat ini partai tengah fokus melakukan konsolidasi dan rekrutmen anggota.
"Saat ini kita sedang fokus pada konsolidasi mesin partai dan rekrutmen anggota," kata Ustaz Sambo, Rabu (6/10).
Karena itu, kata dia, jika ada anggota yang mundur di tengah jalan justru menjadi sebuah anugerah. Sebab, itu menjadi seleksi alam agar partai yang dibentuk Amien Rais ini semakin solid.
"Jadi kalau ada yang merasa enggak cocok bergabung dengan Partai Ummat dan mundur diawal-awal seperti saat ini malah blessing, insyaallah," ucapnya.
"Ini juga bagian dari proses seleksi alam sehingga ke depannya Partai Ummat menjadi lebih solid lagi, insyaallah" tutup Ustaz Sambo.
ADVERTISEMENT
Selain Neno Warisman dan Agung Mozin, terdapat sejumlah pengurus partai Ummat di daerah yang mundur. Yakni, Ketua DPD Kota Cirebon H. Diyanto, Sekretaris Umum DPD PU Kota Depok Uwoh Pramijaya, Wakil Ketua DPD Kota Depok Syahrial Chan, hingga Ketua DPW Bengkulu Izda Putra.
Agung Mozin pun menduga salah satu alasan pengurus daerah mundur, karena Neno Warisman dianggap sebagai role model oleh para kader.
"Jadi kalau Bunda Neno mundur dan dikuti yang lain, saya hanya menduga saja mungkin itu alasannya," kata Agung, Selasa (5/10).