kumparan
15 April 2019 9:32

Partisipasi WNI di Korut pada Pemilu Lebih dari 100 Persen

Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Korea Utara
Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Korea Utara. Foto: Dok. KBRI Pyongyang
Tingkat partisipasi WNI dalam pemilu di Pyongyang melebihi target. Puluhan WNI yang menetap dan berkunjung ke negara itu memberikan suaranya pada pemilu di TPSLN 001 di KBRI Pyongyang pada Minggu (14/4).
ADVERTISEMENT
Keterangan pers KBRI Pyongyang, WNI yang mencoblos di hari pemilihan sebanyak 24 orang, dengan rincian 16 daftar pemilih tetap (DPT), 6 daftar pemilih tambahan (DPTb), dan 2 daftar pemilih khusus (DPK), termasuk seorang turis asal Indonesia.
Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Korea Utara
Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Korea Utara. Foto: Dok. KBRI Pyongyang
Ketua PPLN Pyongyang Cecep Junaria mengatakan, pemilu di negara tersebut berjalan lancar dan aman. Tingkat partisipasinya melebihi 100 persen.
"Dengan jumlah tersebut, tingkat partisipasi WNI di Korea Utara pada Pemilu 2019 mencapai 100 persen, bahkan lebih karena ada satu orang tambahan (turis WNI yang berkunjung ke Korut)," sebut Cecep dalam keterangan pers KBRI Pyongyang, Senin (15/4).
Duta Besar RI untuk Korea Utara Berlian Napitulu mengatakan, tingginya tingkat pemilih pada pemilu 2019 di Pyongyang dikarenakan imbauan agar menggunakan hak pilih tersampaikan dengan baik.
Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Korea Utara (NOT COVER)
Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Korea Utara. Foto: Dok. KBRI Pyongyang
"Semua warga negara harus 'ikut di dalam pesawat'. Semua WNI yang berhak harus berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai golput. Jangan sampai no vote. Jangan sampai tidak casting ballot," tutur Berlian Napitupulu.
ADVERTISEMENT
"Makanya jangan sampai tidak menggunakan haknya alias golput dan tolong agar semua pihak melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik dan secara bertanggung jawab,” pungkas Berlian.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan