Pasien Corona di Isoter DKI Berkurang, dari 927 Tempat Tidur Diisi 42 Orang

5 Maret 2022 13:11 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah pasien COVID-19 dengan kategori OTG tiba di Graha Wisata Ragunan, Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/6/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pasien COVID-19 dengan kategori OTG tiba di Graha Wisata Ragunan, Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/6/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di enam lokasi isolasi terpusat (isoter) di DKI Jakarta hari ini mulai menujukkan adanya pengurangan.
ADVERTISEMENT
Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, per Sabtu (5/3) pagi, dari 927 tempat tidur yang tersedia, kini hanya terisi 42 tempat saja.
Jika dibandingkan saat puncak kasus gelombang ketiga pada Senin (14/2), saat itu dari 927 tempat tidur yang terisi sebanyak 111 tempat tidur.
Berikut adalah persentase hunian pasien lokasi isoter per Sabtu (5/3):
Kapasitas: 77 bed
Terpakai : 11
Kapasitas: 200 bed
Terpakai : 7
Kapasitas : 100 bed
Terpakai : 3
Kapasitas : 150 bed
Terpakai : 0
Kapasitas : 200 bed
Terpakai : 4
Kapasitas : 200 bed
Terpakai : 17
ADVERTISEMENT
Sebagai informasi, Pemprov DKI menyiapkan lokasi isoter secara gratis untuk pasien positif COVID-19 yang tidak bergejala sampai dengan gejala ringan, dan yang tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.