Pasien Corona di Isoter DKI Berkurang, dari 927 Tempat Tidur Diisi 42 Orang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pasien COVID-19 dengan kategori OTG tiba di Graha Wisata Ragunan, Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/6/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pasien COVID-19 dengan kategori OTG tiba di Graha Wisata Ragunan, Kebagusan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/6/2021). Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA FOTO

Jumlah pasien COVID-19 yang dirawat di enam lokasi isolasi terpusat (isoter) di DKI Jakarta hari ini mulai menujukkan adanya pengurangan.

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, per Sabtu (5/3) pagi, dari 927 tempat tidur yang tersedia, kini hanya terisi 42 tempat saja.

Jika dibandingkan saat puncak kasus gelombang ketiga pada Senin (14/2), saat itu dari 927 tempat tidur yang terisi sebanyak 111 tempat tidur.

Berikut adalah persentase hunian pasien lokasi isoter per Sabtu (5/3):

  • Cik’s Mansion

Kapasitas: 77 bed

Terpakai : 11

  • Graha Wisata Ragunan

Kapasitas: 200 bed

Terpakai : 7

  • Graha Wisata TMII

Kapasitas : 100 bed

Terpakai : 3

  • LPMP

Kapasitas : 150 bed

Terpakai : 0

  • Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari

Kapasitas : 200 bed

Terpakai : 4

  • Wisma Adhyaksa Puri Loka

Kapasitas : 200 bed

Terpakai : 17

Sebagai informasi, Pemprov DKI menyiapkan lokasi isoter secara gratis untuk pasien positif COVID-19 yang tidak bergejala sampai dengan gejala ringan, dan yang tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.