Pasien Corona RSUD Pasar Minggu yang Mengamuk Dilumpuhkan Pakai Alat Listrik
·waktu baca 1 menit

Pasien corona di RSUD Pasar Minggu mengamuk dan menyerang petugas rumah sakit. Direktur RSUD Pasar Minggu dr Yudi Amiarno mengatakan pasien akhirnya dilumpuhkan dengan sengatan listrik.
"Pasien dilakukan viksasi dengan bantuan alat listrik," kata Yudi dalam video klarifikasi di akun Instagram RSUD Pasar Minggu, Kamis (24/6).
Tindakan itu dilakukan karena pasien tidak bisa menenangkan diri dan terus berusaha menyerang petugas. Bahkan ketika satpam rumah sakit masuk dan menahan pasien, dia tetap berusaha melawan.
"Penyerangan menyebabkan hazmat dokter jaga saat itu sobek, sehingga dokter harus segera mengganti hazmat," kata Yudi.
Yudi tidak menjelaskan penanganan terhadap pasien setelah kejadian tersebut. Begitu juga dengan kondisinya saat ini.
Peristiwa pasien yang mengamuk itu terjadi pada Sabtu (19/6) pukul 09.00 WIB. Pasien menyerang petugas secara verbal dan motorik.
Awalnya petugas rumah sakit mencoba menenangkan pasien dengan memberikan edukasi tapi tidak membuat dia reda. Hingga akhirnya meminta bantuan satpam untuk menenangkan pasien.
Satpam yang dalam kondisi darurat masuk ke zona merah rumah sakit tanpa APD. Kapolsek Cilandak Kompol Bambang Handoko mengatakan satpam itu ikut terpapar virus corona.
"Menurut informasi Kapuskes, satpam itu sudah terpapar COVID," kata Handoko saat dikonfirmasi, Kamis (24/6).
